OPEC Tak Mau Tambah Produksi

OPEC Tak Mau Tambah Produksi

- detikFinance
Selasa, 25 Apr 2006 11:24 WIB
Jakarta - Merajalelanya harga minyak dunia tak serta merta mengubah keputusan OPEC soal produksi. Organisasi negara penghasil minyak itu tetap memutuskan untuk mempertahankan level produksinya saat ini sebesar 28 juta barel per hari (bph)."Tidak ada perubahan (produksi)," tegas Menteri Perminyakan Venezuela Rafael Ramirez di sela pertemuan informal dalam forum energi internasional di Qatar seperti dilansir AFP, Selasa (25/4/2006).Pernyataan Ramirez itu diamini oleh koleganya, yakni Menteri Perminyakan Qatar Abdullah bin Hamad al-Attiya yang menilai saat ini tak ada kekurangan dalam suplai minyak mentah dunia.Al-Attiya pun menyalahkan faktor lain di balik meledaknya harga minyak ke level US$ 75 per barel pada pekan lalu. "Hal itu disebabkan oleh rendahnya cadangan, ditambah adanya fakta bahwa kilang-kilang internasional tidak bisa memroses minyak mentah lebih banyak. Hal itu menyebabkan adanya kekurangan produksi bensin dan diesel," tegasnya.Presiden OPEC Edmund Daukaro mengatakan, pasar yang saat ini sangat bergejolak lebih banyak dipicu oleh ketidakpastian faktor geopolitik dan spekulasi. Sedangkan masalah fundamental yakni supply dan demand justru tidak banyak berpengaruh.Harga minyak light sudah mulai surut ke level US$ 74,80 per barel, setelah sempat melambung ke level US$ 75,35 per barel. Sementara minyak brent turun ke level US$ 74,24 per barel, setelah sebelumnya sempat melonjak ke US$ 74,79 per barel.Sejumlah analis menilai, lonjakan harga minyak terutama dipicu oleh krisis di Timur Tengah, menyusul mencuatnya kabar adanya serangan AS ke Iran berkaitan dengan program nuklirnya. Presiden AS George W Bush sendiri sudah membantah adanya rencana itu. Namun para pialang tetap tak mempedulikan bantahan itu. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads