Benarkah Inflasi Global Bisa Bikin RI Ketar-ketir?

Aulia Damayanti - detikFinance
Sabtu, 20 Nov 2021 18:00 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya inflasi 0,55% di Juni 2019. Penyumbang inflasi terbesar adalah naiknya harga makanan di selama Lebaran.
Benarkah Inflasi Global Bisa Bikin RI Ketar-ketir?
Jakarta -

Belakangan sejumlah negara mulai dari China hingga Amerika Serikat tengah mengalami inflasi tinggi. Bank Indonesia (BI) mengungkapkan inflasi tinggi yang terjadi di negara-negara besar tidak berbahaya bagi Indonesia.

"Ini bukan sesuatu yang berbahaya, ini sesuatu yang perlu diwaspadai. Segala skenario ke depan itu dicatat diantisipasi oleh BI maupun otoritas lain," kata Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, I G P Wira Kusuma dalam Pelatihan Wartawan Bank Indonesia di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (20/11/2021).

Menurutnya, mengetahui terjadinya inflasi global dan ketidakpastian ekonomi banyak hal penting yang perlu disiapkan oleh suatu negara.

"Jadi kita lebih baik tahu apa yang akan terjadi ke depan, akankah dia kan naik kapan itu satu dalam penilaian BI kementerian atau lembaga terkait," jelasnya.

Wira mengungkap negara maupun BI saat ini sudah menyiapkan antisipasi dan kebijakan dalam menghadapi inflasi global atau tantangan global lainnya.

"Yang penting adalah kita tahu apa yang akan terjadi ke depan, dan kita siap. Jadi list kebijakan itu sudah disiapkan, kalau skenario kebijakannya apa," tuturnya.

Namun, dalam kesempatan ini Bank Indonesia belum bisa menyampaikan apa saja kebijakan dalam menghadapi perkembangan ekonomi di dunia. Dia hanya menyampaikan hal itu akan disampaikan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo pada 24 November 2021.

"Beliau akan memaparkan stance BI dan itu adalah sesuatu yang penting dan mewarnai dinamika ekonomi ke depan," tutupnya.

(fdl/fdl)