Pemerintah Akan Evaluasi Penawar Saham Newmont
Selasa, 25 Apr 2006 17:32 WIB
Jakarta - Pemerintah tampaknya tidak mau terburu-buru menyetujui divestasi saham Newmont di pertambangan emas Martabe, Sumatera Utara. Pemerintah akan mengevaluasi lima penawar yang telah menyatakan minatnya membeli saham Newmont."Tidak segampang itu, kita evaluasi dulu. Kemarin sih Robert Gallagher (Vice President Newmont Indonesia) telepon saya bilang bidder-nya ada lima tapi kita evaluasi lagi," kata Dirjen Mineral Batubara dan Panas Bumi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Simon F Sembiring.Hal itu diungkapkan Simon usai mengikuti diskusi pertambangan di Mercantille Club, Gedung World Trade Center (WTC), Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (25/4/2006).Simon menegaskan, pemerintah saat ini mempunyai kriteria sendiri terhadap investor yang akan masuk ke pertambangan emas Martabe."Apa yang disampaikan Newmont mereka punya kriteria dan kita juga punya kriteria sendiri. Bagi kita interest nasional harus diutamakan," ujar Simon.Sementara Presdir Newmont Pacific Indonesia Noke Kiroyan mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan negosiasi dengan kelima penawar tersebut. Namun Noke belum mau menyebutkan siapa kelima investor tersebut."Belum ada perkembangan lebih lanjut, kita masih dalam negosiasi," katanya.Newmont Tunggu RUU MinerbaNoke juga mengungkapkan, hingga saat ini Newmont belum berencana melakukan investasi pertambangan lagi di Indonesia sebelum RUU Mineral, Energi dan Batubara (Minerba) disahkan. Newmont memilih menungu RUU tersebut keluar karena terkait masalah kepastian hukum jika nantinya akan mengembangkan proyek pertambangan."Kita belum ada investasi baru, kita tunggulah RUU Minerba selesai, nanti kalau kita eksplorasi dasar hukumnya mana," kata Noke.
(ir/)











































