Bos Tokopedia Masuk Daftar 20 Pengusaha Terbaik 2021

Erika Dyah - detikFinance
Senin, 22 Nov 2021 16:31 WIB
William Tanuwijaya
Foto: Tokopedia
Jakarta -

CEO Tokopedia, William Tanuwijaya masuk dalam daftar 20 pengusaha terbaik atau Businessperson of The Year 2021 versi majalah Fortune Indonesia. Mereka yang terpilih karena berhasil mencatatkan sejumlah capaian.

Antara lain indikator keuangan yang positif, kepemimpinan yang transformatif, good corporate governance (GCG), dan akso korporasi yang adaptif. Seperti diketahui, William bersama kawannya, Leontinus Alpha Edison mendirikan Tokopedia pada tahun 2009.

Lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara, William memulai merantau ke Jakarta sejak lulus SMA demi mengenyam pendidikan yang lebih baik. Namun, pada tahun keduanya menempuh pendidikan tinggi di jurusan Teknik Informasi Universitas Bina Nusantara, ayahnya jatuh sakit.

Untuk menambah pemasukan demi bisa tetap berkuliah di Jakarta, ia mengatakan harus bekerja sampingan sebagai penjaga warung internet (warnet). Ternyata, pekerjaan sampingan inilah yang menurutnya mengawali perjalanan hingga berhasil mendirikan Tokopedia.

William mengatakan keadaan yang mendesak ini justu membuat kecintaannya pada dunia internet semakin berkembang. Pada tahun 2009, ia pun mencetuskan ide untuk membangun Tokopedia bersama kawannya, Leontinus Alpha Edison.

Walau begitu, perjalanan awal William dalam membangun Tokopedia tak lantas mulus begitu saja. Menurutnya, Tokopedia baru mendapat investor pada tahun 2010 dengan East Ventures sebagai pemodal pertama.

Ia pun menambahkan, Tokopedia juga merupakan entitas pertama dalam portofolio East Ventures. Seiring dengan bertumbuhnya usaha Tokopedia, investor lain pun kemudian mulai berdatangan.

Wiliam menjelaskan kini usahanya semakin berkembang terutama dengan meleburnya Tokopedia bersama Gojek sejak Mei lalu dengan membentuk entitas baru bernama GoTo. Ia menyebutkan bersama Gojek, GoTo otomatis menjadi perusahaan teknologi terbesar di Indonesia.

"If you want to go fast, you go alone. If you want to go far, you go together," kata William dikutip dari keterangan tertulis, Senin (22/11/2021).

Lebih lanjut, William mengatakan Grup GoTo memiliki Gross Transaction Value (GTV) sebesar US$ 22 miliar pada 2020. Grup ini juga telah memproses lebih dari 1,8 miliar transaksi pada periode tersebut. Per Desember 2020, lanjutnya, ada lebih dari dua juta mitra driver dan 11 juta merchant terdaftar dalam ekosistem GoTo.

Lalu GoTo juga berencana menggelar IPO dalam waktu dekat. Menurut William, jika hal ini terjadi, IPO GoTo akan menjadi hajatan penawaran umum saham perdana terbesar di Indonesia.

(ncm/hns)