Powell Dicalonkan Lagi Jadi Gubernur Bank Sentral AS

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 23 Nov 2021 08:32 WIB
U.S. President Donald Trump announces Jerome Powell as his nominee to become chairman of the U.S. Federal Reserve in the Rose Garden of the White House in Washington, U.S., November 2, 2017. REUTERS/Carlos Barria
Foto: Reuters
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden kembali mencalonkan Jerome Powell untuk menjadi Gubernur Bank Sentral AS Federal Reserve untuk periode kedua.

Biden juga mencalonkan Lael Brainard sebagai wakil Powell. Masa jabatan Powell akan berakhir pada Februari tahun depan.

Dalam penentuan calon Gubernur Bank Sentral ini Presiden Biden harus mengambil keputusan tepat. Apakah mempertahankan Powell yang ditunjuk oleh seorang Republikan.

Memang Biden merupakan seorang Republikan yang sempat diajukan oleh Presiden Obama. Kemudian diangkat menjadi Gubernur Bank Sentral oleh Presiden Donald Trump pada November 2017 untuk menggantikan Janet Yellen.

Biden disebut-sebut menjadi penyelamat ekonomi AS ketika dihantam pandemi COVID-19. Dengan kebijakan-kebijakan yang diambil Powell AS berhasil menambah 531.000 pekerjaan pada Oktober 2021 ini.

Namun dia juga harus menghadapi kenaikan harga konsumen, inflasi dan kelangkaan barang yang disebabkan oleh krisis rantai pasokan yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Ini harus menjadi perhatian dan pertimbangan Gedung Putih dalam menyelesaikan masalah perekonomian di negeri Paman Sam tersebut.



Simak Video "The Fed Waspadai Ancaman Virus Corona Terhadap Ekonomi Global"
[Gambas:Video 20detik]