Genjot Konsumsi, Startup Ini Tukar Sampah dengan Ikan

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 23 Nov 2021 16:53 WIB
Ingin membeli hasil laut yang masih segar? Cobalah datang ke Pasar Tawang, Kabupaten Kendal, Jateng ini. Beragam jenis ikan tersedia lengkap.


Pasar Tawang di Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menjual aneka ikan dan hasil laut lainnya yang masih segar.
Foto: Andhika Prasetya
Jakarta -

Produksi sampah selama pandemi di sejumlah daerah meningkat. Di Bandung, pembuangan sampah plastik mengalami peningkatan hingga mencapai 1.300 ton per hari.

Startup teknologi perikanan, e-Fishery bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, komunitas Waste Cycle Indonesia, serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat, menggelar kegiatan "Tukar Sampahmu dengan Ikan".

Hal ini berangkat kondisi peningkatan jumlah sampah selama pandemi corona yang membuat pemerintah daerah dan masyarakat Kota Bandung mengalami masalah dalam pengolahan dan pengangkutan sampah domestik.

Head of Marketing eFishery, Galih Fauzan menjelaskan, kampanye Tukar Sampahmu dengan Ikan dari eFishery ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menanggulangi masalah tersebut karena sampah plastik yang terkumpul akan didaur ulang sehingga kembali memiliki nilai jual.

"Kami ingin meningkatkan konsumsi ikan sekaligus menciptakan budaya makan ikan di setiap rumah tangga," dalam keterangan resminya, Selasa (23/11/2021)

Kegiatan itu juga merupakan rangkaian dari kegiatan Fishtival yang diadakan e-Fishery dalam peringatan hari Ikan Nasional yang jatuh pada 21 November.

Acara Fishtival yang digelar mulai 22 November hingga 5 Desember ini ditujukan yang mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi ikan.

"Ikan merupakan sumber pangan yang amat baik, karena selain bernutrisi tinggi, proses produksinya juga jauh lebih efisien dibandingkan protein hewani lainnya. Acara Fishtival dibuat agar masyarakat lebih sadar akan hal itu dan mulai untuk lebih sering mengkonsumsi ikan. Selain itu, dengan mengkonsumsi ikan yang berasal langsung #DariPembudidaya, masyarakat dapat turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan para pembudidaya ikan Indonesia," katanya.

Bertajuk Ikan Untuk Semua, melalui Fishtival ini eFishery ingin menegaskan bahwa mengkonsumsi ikan merupakan salah satu bentuk upaya peningkatan kesehatan masyarakat lintas generasi. Selain mengandung protein, vitamin, dan mineral yang dapat membantu meningkatkan kecerdasan anak, Omega-3 yang terkandung dalam ikan juga diketahui mampu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke pada orang dewasa.



Simak Video "Ikan Pari Air Tawar Raksasa Seberat 300 Kg Ditemukan di Kamboja"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)