Add Yours IG: Dari Lucu-lucuan Jadi Potensi Media Penipuan

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 24 Nov 2021 06:29 WIB
Stiker Add Yours Instagram Disalahgunakan untuk Penipuan
Foto: (Instagram)
Jakarta -

Fitur Add Yours di Instagram Stories saat ini memang menjadi tren. Dengan fitur ini para pengguna Instagram bisa membalas bahasan atau topik dengan foto atau video.

Tapi ada bahaya yang mengintai jika pengguna tak berhati-hati dan tidak teliti ketika mengikuti topik tersebut.

Apa saja ya bahayanya? Berikut fakta-faktanya:

Ada Korban Penipuan

Seorang netizen di akun Twitternya @ditamoechtar_ menceritakan jika ada temannya yang menjadi korban penipuan. Hal ini karena sang teman mengikuti tren di fitur Add Yours dan mengisikan nama panggilan.

Penipu itu menyebut nama panggilan kecil korban, sehingga korban merasa yakin jika yang menghubungi adalah orang terdekat. "Pagi tadi, teman saya dapat telepon. Nangis-nangis habis ditipu katanya. Biasalah, penipu yang telepon minta transfer gitu. Yang bikin teman saya percaya, si penipu memanggil dia 'pim'. 'pim' adalah panggilan kecil teman saya, yang hanya orang dekat yang tahu. Terus dia ingat habis ikutan ini," tulis Dita sambil mengunggah tangkapan layar fitur Add Yours "Variasi panggilan nama kamu".

Harus Hati-hati

Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi para pengguna internet harus lebih teliti dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

"Harus hati-hati dan waspada. Cek lagi jangan mudah ikut-ikutan tren. Harus paham mana yang bisa dishare dan yang tidak," kata dia saat dihubungi detikcom, Selasa (23/11/2021).

Heru mengatakan, untuk membagikan data-data seperti nama, alamat sampai nomor handphone itu tergantung dari pengguna.

Awalnya Cuma Lucu-lucuan

Pengamat Media Sosial Enda Nasution mengungkapkan tren fitur Add Yours ini awalnya hanya untuk hiburan.

"Mungkin asalnya lucu-lucuan ya (pakai fitur Add Yours)," kata dia saat dihubungi detikcom, Selasa (23/11/2021). Dia mengungkapkan tapi ada saja orang yang demi ikutan bermain dan mengikuti tren justru malah share data pribadi mereka.

"Demi ikut main ada juga yang malah share data pribadi. Harusnya lebih berhati-hati," ujar dia. Enda menyebutkan, pada prinsipnya di tren apapun di media sosial harus lebih teliti dan jeli. "Kalau untuk ikut share data pribadi ke media sosial artinya cari masalah," tambah dia.

Simak juga Video: Viral! Ada yang Ngaku Tertipu Gegara 'Add Yours' Instagram

[Gambas:Video 20detik]



(kil/zlf)