SBY 'Gaet' Pangeran Saudi Kaya
Rabu, 26 Apr 2006 10:50 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mengadakan pertemuan dengan orang terkaya kelima di dunia versi Majalah Forbes, Pangeran Al-Waleed bin Talal. Pertemuan itu dinilai sangat penting berkaitan dengan upaya Indonesia yang ingin lebih banyak menarik investor dari Timur Tengah.Pertemuan SBY dengan Waleed, sebagaimana dilaporkan wartawan detikcom Budiono Darsono dari Riyadh, dijawalkan berlangsung Rabu (26/4/2006) pukul 16.00 waktu Saudi atau 20.00 WIB. Pertemuan akan berlangsung di tempat SBY menginap di Conference Palace. Waleed yang merupakan anggota keluarga Kerajaan Saudi saat ini ditaksir mencapai US$ 23,7 miliar. Jaringan bisnisnya pun menggurita di seluruh dunia.Pemilik jaringan bisnis berskala internasional Kingdom Holding Company ini tercatat memiliki saham dalam jumlah besar di banyak perusahaan ternama dunia. Antara lain Citigroup, AOL, Apple Computer, Worldcom, Motorola, News Corporation Ltd dan perusahaan media serta teknologi lainnya.Pria kelahiran 1955 ini juga menanamkan modalnya di jaringan hotel Four Seasons dan Plaza Hotel di New York, AS, Savoy Hotel di London, Inggris, Monte Carlo Grand Hotel di Monako serta sejumlah hotel lainnya. Dia juga memiliki 10 persen saham senilai US$ 30 juta di Euro Disney SCA, organisasi yang mengelola Disneyland Resort Paris di Marne-la-Vallee, Prancis.Di tengah limpahan hartanya, Pangeran miluner ini juga banyak terlibat dalam kegiatan amal di seluruh Timur Tengah, Asia dan Afrika. Dia diperkirakan menyumbangkan dana lebih dari US$ 100 juta setiap tahunnya untuk amal.Salah satunya, pada Desember 2005 dia menyumbang sebesar masing-masing US$ 20 juta untuk Universitas Harvard dan Universitas Georgetown di AS. Donasi itu untuk membiayai studi Islam di kedua universitas tersebut. Pada Desember 2002, dia menyumbang US$ 27 juta untuk pemerintah Saudi yang saat itu tengah menggalang dana untuk keluarga para pengebom bunuh diri Palestina. Pada Juli 2005, Pangeran Al-Waleed memberikan US$ 20 juta untuk Museum Louvre di Paris, Prancis. Sebelumnya pada 2001, dia pernah menawarkan donasi sebesar US$ 10 juta kepada pemerintah New York untuk operasi kemanusiaan pasca serangan teroris 11 September. Namun tawaran itu ditolak Walikota New York Rudy Giuliani.Sebelum bertemu Waleed, SBY juga dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan Kamar Dagang Saudi Arabia. Dalam pertemuan ini akan hadir juga Menteri Perdagangan dan Industri Saudi Arabia, DR Hashim bin Abdullah Al-Yamani. Setelah bertemu kamar dagang Saudi, SBY mengikuti jamuan makan siang oleh Putra Mahkota Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Al-Saud.
(qom/)











































