Bandara Kuala Namu Akan Dikebut

Bandara Kuala Namu Akan Dikebut

- detikFinance
Rabu, 26 Apr 2006 14:21 WIB
Jakarta - Pemerintah akan mengebut pembangunan tahap pertama bandara udara internasional Kuala Namu, Medan. Proses konstruksi akan dimulai September tahun ini dan ditargetkan siap dioperasikan pada 2009. "Bandara baru ini nanti per tahunnya mampu melayani delapan juta penumpang dan 10 ribu pergerakan pesawat terbang," kata Menhub Hatta Rajasa, di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (26/4/2006). Hal tersebut ia sampaikan pada wartawan usai melaporkan persiapan pembangunan bandara Kuala Namu pada Wapres Jusuf Kalla. Pada pertemuan tersebut Hatta datang bersama Ketua Bappenas Paskah Susetta.Untuk pembiayaan dilakukan bersama oleh ADB dan Perum Angkasa Pura (PAP) yang masing-masing akan menyetor dana sebesar US$ 225 juta dan Rp 1,2 triliun.Selaku pemilik sekaligus operator bandara, PAP akan membiayai pembangunan fasilitas darat. Sementara fasilitas udara seperti pengadaan menara kontrol dan peralatan navigasi dilakukan oleh ADB. "Dephub bertindak sebagai regulator dan pengawas. Departemen teknis tidak terlibat proyek," tambah Menhub.Meneg PPN/Ketua Bappenas Paskah Suzetta menambahkan, meski pembangunannya dikebut tapi bandara Kuala Namu bukan proyek dadakan. Bahkan telah masuk dalam blue book pemerintah sejak tiga tahun lalu. Sehingga dana dari ADB tidak akan menambah beban utang pemerintah. "Kalau dilihat dari prospek bisnis, tidak akan merugi. Skema pembiayaan ADB jangka panjang selama 20 tahun dengan grace periods lima tahun. Tidak akan menggangu neraca PAP," ujarnya. Pembangunan tahap pertama bandara Kuala Namu ini tidak akan melibatkan investor asing. Mereka baru akan diperbolehkan masuk pada pembangunngan tahap dua yang akan dimuali 2010 dengan nilai proyek US$ 500 juta. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads