Bea Cukai Cek Kesiapan Ekspor Perusahaan di Bitung-Ambon

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Jumat, 26 Nov 2021 20:18 WIB
Bea Cukai Cek Kesiapan Ekspor Perusahaan di Bitung-Ambon
Foto: Dok. Bea Cukai
Jakarta -

Bea Cukai mengunjungi sejumlah perusahaan di Bitung dan Ambon. Kunjungan tersebut dalam rangka memantau kesiapan ekspor, sekaligus membantu mengatasi berbagai kendala di lapangan.

"Kami akan datang ke lokasi perusahaan, berdiskusi terkait kendala dan mencari solusi bersama, tentu terkait dengan pelayanan kami, agar produksi lebih maksimal dan ekspor perusahaan meningkat," ujar Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Tubagus Firman Hermasjah dalam keterangan tertulis, Jumat (26/11/2021).

Di Sulawesi Utara, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Askolani bersama tim melakukan kunjungan ke beberapa lokasi di Kota Bitung beberapa waktu lalu. Kunjungan ini merupakan upaya untuk meninjau pemanfaatan fasilitas kepabeanan oleh beberapa perusahaan, dan kesiapan inisiasi implementasi ekspor langsung (direct call) dari Pelabuhan Hub Internasional Bitung.

Pertama, Askolani bersama tim mengunjungi Pelabuhan Peti Kemas Bitung yang telah berstatus International Hub Port. Bersama Pimpinan PT Pelindo Terminal Peti Kemas Bitung, dia memantau dan berdiskusi mengenai infrastruktur yang disediakan guna memperlancar arus logistik, khususnya yang berkaitan dengan customs clearance.

Firman mengatakan bahwa kunjungan selanjutnya ke PT Samudra Mandiri Sentosa, salah satu perusahaan ikan kaleng penerima fasilitas kawasan berikat di Kota Bitung.

"Tim membahas proses bisnis perusahaan dan berbincang mengenai kendala yang dialami perusahaan, tepatnya terkait permasalahan logistik dan ketersediaan bahan baku," terangnya.

Dia menjelaskan kunjungan di Bitung ditutup dengan tinjauan progres pembangunan PT Futai Sulawesi Utara, yang merupakan perusahaan penerima fasilitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bitung yang bergerak di bidang produksi kertas dan plastik.

"Kunjungan ini untuk memonitor progres pembangunan perusahaan serta kesiapan untuk melakukan produksi pada tahun 2022. PT Futasi Sulawesi Utara menjelaskan bahwa pembangunan saat ini sudah 50 persen, namun mengalami kendala terkait pemasukan tenaga kerja asing yang diperlukan untuk instalasi mesin," terangnya.

Sementara di Ambon, lanjut Firman, Humas Bea Cukai Ambon melakukan kunjungan ke PT Parshu Indonesia di Seram, Maluku pada Kamis (25/11). Tujuan kegiatan ini untuk memberikan asistensi dan melihat langsung proses pembersihan getah damar sebelum di-packing untuk persiapan ekspor kedua PT Parshu Indonesia.

"Ini adalah tindak lanjut Bea Cukai Ambon, setelah 2 minggu lalu tim dukung ekspor memantau persediaan damar, kali ini untuk persiapan ekspor kedua Desember nanti, tim Humas Bea Cukai Ambon segera melakukan asistensi demi ekspor yang berkelanjutan," jelas Firman.

"Harapannya berbagai kunjungan ini memberikan dampak positif bagi perusahaan. Kami akan selalu terbuka menerima masukan, dan sebaliknya kami siap memberikan masukan kepada perusahaan. Tentu demi tercapainya pelayanan kami yang optimal, sehingga mampu meningkatkan produksi perusahaan khususnya dan meningkatkan ekspor nasional secara umum," pungkas Firman.

(akd/hns)