Pengusaha Jabar Putar Otak Keluar dari Jerat Pandemi

ADVERTISEMENT

Pengusaha Jabar Putar Otak Keluar dari Jerat Pandemi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Minggu, 28 Nov 2021 18:02 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang sangat besar bagi perekonomian. Kalangan pengusaha pun mencari jalan untuk keluar dari dampak krisis kesehatan tersebut.

Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan BPD HIPMI Jawa Barat telah melaksanakan rapat koordinasi bidang (rakorbid). Dalam rapat tersebut, Bidang 2 HIPMI Jabar akan menjalankan 4 program yakni HIPMI Jabar Investment and Loan Corner, HIPMI Jabar IPO Academy, HIPMI Jabar Sinergi, dan HIPMI Jabar Economic Review and Forecast.

"Kita perlu solusi perihal permodalan, karena pandemi mengakibatkan penumpukan modal ke hanya beberapa sektor atau pelaku usaha tertentu. Sehingga Bidang 2 mengupayakan solusi melalui HIPMI Jabar Investment and Loan Corner, di mana rekan-rekan pengusaha yang saat ini dalam kondisi short dapat dimungkinkan untuk dibantu oleh pihak lain yang memiliki likuiditas cukup baik," kata Ketua Bidang 2 BPD HIPMI Jawa Barat, Fardi N Annafi dalam keterangannya, Minggu (28/11/2021).

Program HIPMI Jabar Investment and Loan Corner serta IPO Academy akan bersinergi langsung dengan ModalSaham, sebagai financing platform closed loop khusus yang akan digunakan di internal anggota HIPMI Jawa Barat.

"Instrumen financing berupa saham dan surat utang melalui mekanisme crowdfunding dengan persyaratan utama KTA (Kartu Tanda Anggota) HIPMI di wilayah Jawa Barat. Sehingga pengusaha dan pemodal dalam program ini adalah dari internal HIPMI se-Jawa Barat dengan membawa semangat gotong royong dengan tujuan tumbuh kembang bersama, dari HIPMI untuk HIPMI," terangnya.

Ketua OC Rakorbid sekaligus CEO ModalSaham, Muhammad Reza Alkhawarismi mengatakan, rencananya platform ini akan di-launching pada akhir Januari 2022, setelah rapat kerja daerah BPD HIPMI Jawa Barat dilaksanakan.

Reza menuturkan, Bidang 2 juga akan menjadi fasilitator konsultan persiapan IPO dengan menyediakan one stop business services terkait dengan lingkup keuangan, legal, media, digital marketing, dan teknologi.

"Kita berencana menggandeng BEI (Bursa Efek Indonesia) Jawa Barat dalam program IPO Academy untuk mendorong perusahaan milik pengusaha HIPMI di Jawa Barat untuk dapat segera melantai di BEI dan dapat naik kelas. Beberapa program yang mungkin disinergikan dengan BEI Jawa Barat adalah coaching clinic dengan mengundang lembaga penunjang dan profesi penunjang pasar modal serta sosialisasi terkait manfaat IPO untuk pengusaha HIPMI di Jawa Barat," jelasnya.

(acd/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT