Kala Ahok Disenggol Stafsus Erick Thohir: Komisaris Jangan Merasa Direktur

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 29 Nov 2021 05:45 WIB
Direktur Pemberitaan MNC Grup Arya Mahendra Sinulingga
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga/Foto: Grandyos Zafna

Ia pun berharap Ahok banyak belajar. Ia tak ingin Ahok sebagai komisaris utama 'ketinggalan kereta'.

"Dan kita berharap ke depan Pak Ahok makin banyak nih belajar dari apa yang sedang dilakukan oleh BUMN. Jangan sampai Pak Ahok ketinggalan kereta. Masa Pak Ahok sebagai komut ketinggalan kereta," ujarnya.

Dikutip dari channel YouTubenya, Ahok sebelumnya mengatakan, jika banyak kontrak BUMN bermasalah, dan itu terjadi juga di Pertamina.

"Banyak kontrak di BUMN yang sangat merugikan BUMN juga, termasuk Pertamina. Itu yang saya marah, ini lagi kita koreksi nih. Kenapa kontrak-kontrak ini menguntungkan pihak lain?" ungkap Ahok.

Ahok pun menduga, BUMN itu berlindung pada oknum di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Itu mens rea-nya ada. Mungkin anda terlindungi oknum BPK, tidak ada kerugian kali atau dikatakan cuma salah bayar atau kelebihan bayar mungkin ya. Tapi, kalau saya, pasti anda saya proses," kata Ahok.


(acd/ara)