ADVERTISEMENT

BUMN Kebanyakan Forum, Erick Thohir: Saya Pastikan Bongkar!

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 29 Nov 2021 19:09 WIB
Ketua Umum KOI, Erick Thohir, saat memberikan keterangan terkait pengamanan penyelenggaraan Asian Games 2018, di Kantor KOI, Jakarta, Jumat (15/01/2016). Erik Thohir dengan tegas menyatakan kalau KOI dan 41 pengurus cabang olahraga di Indonesia sama sekali tidak terpengaruh dengan gangguan kecil yang sempat melanda Ibu Kota. Rengga Sancaya/detikcom.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut terlalu banyak forum di perusahaan pelat merah. Dirinya pun bakal membongkar forum-forum yang tidak efisien.

"Habis ini setelah Forum Human Capital, Forum Humas dibentuk, saya juga akan revisi lagi, Pak Ses (Sesmen BUMN), karena saya juga baru dapat laporan ternyata di BUMN ini banyak forum juga," katanya dalam acara Forum Humas BUMN dikutip detikcom dari saluran YouTube Forum Humas BUMN, Senin (29/11/2021).

Erick bakal membongkar forum-forum BUMN yang tidak efisien karena dirinya ingin forum-forum yang ada bisa menjadi rekanan (counterpart) yang sejajar dengan Kementerian BUMN. Lalu dia menyebutkan beberapa forum yang ada di BUMN.

"Ada Forum Hukum, ada Forum Keuangan, ada Forum CSR, saya pastikan saya bongkar, yang tidak efisien di forum-forum itu saya bongkar, karena apa? saya ingin menjadikan forum-forum ini menjadi apa? counterpart yang sejajar dengan Kementerian BUMN," jelasnya.

Dirinya mendorong agar forum di BUMN dan Kementerian BUMN bisa saling memayungi dan mendorong transformasi di perusahaan milik negara. Menurut Erick mereka lah yang sehari-hari berurusan dengan BUMN.

"Kami dari kementerian akan terus menjaga kebijakan, tapi riil transformasinya harus di bapak-bapak," sebutnya.

Dia berharap forum BUMN dan kementerian bisa menjadi sebuah kesatuan yang tujuannya agar BUMN bisa bersaing di pasar terbuka dan di lingkup global.

"Kita pastikan bahwa BUMN ini punya ekosistem yang kuat, bisnis model yang kuat, kita pastikan juga bagaimana program-program BUMN ini sebagai keseimbangan dari market dan kita harus pastikan juga hasilnya untuk kita semua terutama untuk negara," tambah Erick.

Lihat juga Video: Marahnya Ahok: Banyak Kontrak di BUMN yang Sangat Merugikan!

[Gambas:Video 20detik]



(toy/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT