ADVERTISEMENT

Luhut Pelototi Progres 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas RI

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 01 Des 2021 17:22 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, saat ini sudah ada platform untuk memantau pengembangan 5 destinasi pariwisata super prioritas (DPSP). Luhut mengatakan, platform ini akan membantu pemerintah dalam mempercepat pengembangan 5 DPSP.

"Jadi saya pikir apa-apa yang kami kerjakan sekarang ini sudah lebih bagus. Tapi tadi ada lagi satu hal yang penting, kami sudah membuat satu platform di mana kita bisa mengevaluasi setiap progres project yang dibuat di tempat masing-masing," kata Luhut dalam konferensi pers Rapat Koordinasi Nasional Pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Rabu (1/12/2021).

"Dan itu saya pikir akan membantu kami untuk lebih membuat tuntas pekerjaan yang diperintahkan oleh presiden dalam rangka penyelesaian tugas untuk 5 desitinasi pariwisata super prioritas tadi," sambungnya.

Luhut menjelaskan, ada sejumlah isu yang dibahas dalam rapat tadi. Beberapa di antaranya yakni penyelesaian 101 isu yang telah dikumpulkan. Luhut, tak memaparkan secara rinci isu-isu tersebut.

Kemudian, membahas pengembangan di 2022 dan juga soal investasi.

"Sebagai tindak lanjut kementerian lembaga terkait, akan berkoordinasi mempersiapkan skema investasi dan promosi 5 DPSP, mempersiapkan dasar hukum percepatan pengembangan 5 DPSP dan seterusnya," ujarnya.

Sejumlah aktivitas pun telah berjalan dalam pengembangan 5 DPSP itu. Untuk Danau Toba misalnya, pengurangan karamba terus dilakukan.

"Mengenai keramba-keramba di sana yang 15 ribu ha sudah bertahap dikurangi dan sekarang sudah hampir 6.000 lebih dikurangi, dan terus dikurangi lagi sejalan dengan waktu tahun depan," katanya.

Sementara, event maraton digelar di Borobudur untuk meningkatkan daya tarik destinasi pariwisata tersebut.

"Tadi Gubernur Jawa Tengah, Pak Ganjar tadi maraton di Borobudur terus dikembangkan sehingga menjadi salah satu event internasional yang baik ke depan ini," ujar Luhut.

Simak juga Video: Peraturan PPKM di Sektor Pariwisata dan Perayaan Nataru

[Gambas:Video 20detik]



(acd/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT