BUMN Penghasilan Rp 50 M ke Bawah Mau Dijual, Arya Sinulingga: Banyak!

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 02 Des 2021 14:58 WIB
Arya Sinulingga (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Foto: Arya Sinulingga (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong agar perusahaan pelat merah yang penghasilannya di bawah Rp 50 miliar agar dijual saja kepada swasta. BUMN dinilai harus bisa bersaing dengan pasar global dan mengintervensi pasar ketika keseimbangan ekonomi tidak terjadi.

"BUMN yang revenue-nya Rp 50 miliar ke bawah ya nggak usah BUMN, udah itu swasta aja, kita jual," katanya dalam Digital Technopreneur Fest & Technopreneur Campus FORBIS, Jumat (19/11/2021) lalu.

Dihubungi terpisah, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan jumlah BUMN yang penghasilannya di bawah Rp 50 miliar disebut banyak jumlahnya. Itu berasal dari anak-cucu perseroan.

"Banyak anak-anak atau cucu perusahaan yang memiliki pendapatan di bawah Rp 50 miliar," kata Arya kepada detikcom, Kamis (2/12/2021).

Arya mencontohkan anak-cucu BUMN yang penghasilannya di bawah Rp 50 miliar itu bergerak di bidang penyedia pasir atau batu, hingga proyek jalan tol.

"Misalnya perusahaan penyedia pasir/batu atau lainnya di proyek jalan tol," jelasnya.

Selain itu ada juga yang berasal dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Group yang operasionalnya di luar core bisnis mereka. "Ada juga perusahaan yang dibentuk oleh PTPN untuk menggarap proyek-proyek di luar core bisnis mereka," tandasnya.

Tonton juga Video: Nusron Wahid ke Erick Thohir: Dana 1.800 Pensiunan PTPN Belum Dibayar!

[Gambas:Video 20detik]



(aid/zlf)