Penyeberangan Mobil-Barang Makin Ramai, ASDP Cuan Rp 212 Miliar

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 06 Des 2021 14:31 WIB
Foto aerial suasana sepi Pelabuhan Merak saat hari pertama larangan mudik lebaran 2021, di Banten, Kamis (6/5/2021). Pelabuhan Merak menghentikan pelayanan penyeberangan bagi pemudik hingga 17 Mei 2021 dan hanya akan melayani penyeberangan untuk distribusi logistik atau kebutuhan pokok serta penumpang yang berizin khusus sebagai upaya mengantisipasi risiko peningkatan kasus penularan COVID-19 saat Hari Raya Idul Fitri 1442 H. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.
Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA

Dalam peningkatan layanan, ASDP terus mengakselerasi digitalisasi penyeberangan melalui layanan online ticketing Ferizy yang telah berlaku di 4 pelabuhan utama yakni Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk, serta penerapan metode pembayaran non tunai (cashless) dengan kartu uang elektronik, virtual account dan dompet elektronik yang penerapannya di lebih dari 25 pelabuhan ASDP telah mencapai 100 persen.

Sejak pandemi tahun lalu, ASDP mengimbau pengguna jasa agar mempersiapkan perjalanannya, dengan melakukan pembelian tiket online secara mandiri via Ferizy, terutama di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.

Kini beli tiket via online semakin mudah, beli sendiri melalui ponsel mulai dari H-60 hingga maksimal 2 jam sebelum jadwal masuk pelabuhan. Pengguna jasa tidak perlu antre lagi di pelabuhan, cukup scan barcode yang didapat saat beli online, lalu akan mendapatkan Boarding Pass untuk naik ke kapal.

Pembelian tiket secara online ini turut mendukung kebijakan Pemerintah di masa pandemi Covid-19 untuk menjaga jarak (physical distancing) demi meminimalisir interaksi dengan petugas loket.



Simak Video "Detik-detik Dua Kapal di Selat Bali Tabrakan"
[Gambas:Video 20detik]

(zlf/zlf)