Bicara Smart City, Erick Thohir: Saya ke Cipulir Nggak Ada MCK

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 09 Des 2021 15:58 WIB
POster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir mengulas program-program BUMN yang terlibat dalam Indonesia Global Talent Internship (IGTI) 2021. Dari daftar yang ia terima, ia bercerita salah satunya mengenai program PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengenai research smart city.

Lantas, Erick Thohir bercerita mengenai kondisi Jakarta yang bebannya semakin berat. Bahkan, penduduknya akan bertambah 50 juta.

Ia pun mempertanyakan apakah semua orang akan ke Jakarta. Jika itu terjadi, menurutnya, Jakarta akan semakin kumuh. Ia sendiri punya pengalaman tak menemukan MCK saat ke Cipulir, Jakarta Selatan.

"Di sini dituliskan BTN research smart city. Kita lihat kota Jakarta ini yang bebannya makin berat, dan kita akan bertambah 50 juta lagi, generasi muda yang mencari tempat kehidupan, apa mungkin semua ke Jakarta? Yang ada kota ini makin kumuh. Saya ke Cipulir aja nggak ada MCK-nya, di Cipulir loh, ayo direksi kalau mau turun," katanya dalam Kick Off Indonesia Global Talent Internship (IGTI) 2021, Rabu (9/12/2021).

Berkaca dari situ, Erick mengatakan, smart city harus memastikan kota dengan segala kompleksitasnya menjadi kehidupan. "Artinya apa, smat city di mana sekarang kita dengan segala kompleksitasnya harus memastikan kriminalitas, pelayanan publik, green listrik dan lain-lainnya menjadi kehidupan," ujarnya.

Dia menambahkan, autonomous vehicle atau kendaraan tanpa awak akan terjadi. Bahkan, saat ini saja taksi bisa terbang. Menurut Erick, kondisi ini merupakan bagian transformasi yang berkelanjutan.

"Hal ini yang saya rasa memang bagian dari tadi transformasi yang berkelanjutan," katanya.

Lihat juga Video: Pemkot Solo Gencarkan Digitalisasi Transaksi

[Gambas:Video 20detik]



(acd/eds)