Pakai Jurus Ini, Pemerataan Ekonomi hingga ke Desa Bukan Cuma Wacana

Siti Fatimah - detikFinance
Kamis, 09 Des 2021 15:49 WIB
Transformasi Digital Dorong Pengembangan Ekonomi Berbasis Inovasi
Foto: DW (News)
Jakarta -

Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) 2021 tingkat nasional dilaksanakan pada 29 November - 4 Desember 2021 di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Kegiatan ini melibatkan 21 kelompok dari dua kategori yang telah tersaring secara ketat sejumlah 424 kelompok dari 14 regional.

Puncak kegiatan tingkat nasional ini telah berhasil memilih juara pertama, kedua dan ketiga di tiap kategori, selain itu juga ada apresiasi untuk tema inisiatif inklusif.

Kelompok Sirel dari Jogjakarta hadir sebagai juara kategori Aplikasi. Sirel berhasil menjadi juara pertama dengan karya aplikasi pemindai relief candi Borobudur, Prambanan, dan Sojiwan. Aplikasi ini merupakan pengejawantahan konsep merdeka belajar sekaligus terobosan dalam wisata budaya.

Untuk kategori Purwarupa kelompok Haminjon menjadi juaranya, Haminjon meraih juara pertama dengan karya mengolah getah kemenyan menjadi bahan dasar berbagai produk wangi-wangian seperti parfum dan aromatherapy. Kehadiran Haminjon diharapkan mampu melestarikan budaya petani yang sudah dijaga ratusan tahun sekaligus meningkatkan taraf perekonomian di desa.

Selain itu, Tuli Jabar Juara juga meraih apresiasi atas tema inisiatif inklusif, yang membuat aplikasi untuk memberikan akses bagi penyandang disabilitas di Desa Adat Cirendeu.

Tim Sirel, Assajie Satyananda mengaku bersyukur atas pencapaiannya di program KBKM. Tim Sirel dibentuk pada tahun 2021 dalam kegiatan Kemah Budaya Kaum Muda yang diselengarakan Direktorat Jendral Kebudayaan.

"Motivasi dan tujuan kami tentu saja kami ingin mengembangkan aplikasi kami dengan tujuan untuk melakukan kebudayaan terutama di lokasi Candi. Mulai dari kegiatan pariwisata Dan kegiatan belajar mengajar lokasi Candi," kata Pemenang KBKM 2021, Assajie Satyananda.

Bersambung ke halaman selanjutnya.