Heboh Fabelio Dituding Paksa Karyawan Resign-Sewa Ormas

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 15 Des 2021 05:40 WIB
Fabelio
Foto: Fabelio
Jakarta -

Perusahaan rintisan atau startup Fabelio dikabarkan memanggil puluhan karyawannya untuk bersedia mengundurkan diri alias resign. Kabar itu pertama kali ramai di media sosial.

Berikut 3 faktanya:

1. Paksa Karyawan Resign

Beredar bukti layar percakapan bersama orang yang diduga merupakan karyawan Fabelio. Di situ diceritakan bahwa karyawan yang mau menerima gaji harus tandatangani perjanjian resign.

"Lagi rame nih f*belio yang maksa karyawannya resign pake sewa ormas segala. Barusan main ke kolom komen IG-nya. Ternyata bukan cuma karyawan jadi korban, tapi vendor dan customer juga ikutan," tulis akun @**a*nyi di Twitter, Selasa (14/12/2021).

2. Hak Karyawan Tak Dipenuhi

Sayangnya karyawan yang sebelumnya sudah resign beberapa di antaranya juga belum diberikan haknya. Karyawan yang berhasil 'dipaksa' resign dan sudah mendapatkan pekerjaan baru juga tidak segera dilunasi gajinya.

"Pas ditanya balik kapan pelunasan buat yg udh resign duluan dn staff2 yg masih aktif, jawabannya ya seperti biasanya~ nanti akan diinfokan kembali updatenya~ lalala. Yg udah ngajuin resign duluan before this day dan dapet tempat kerja baru akan dikesampingkan dulu pelunasan penggajiannya. Pas ditanya alasannya apa, mereka bilang "setidaknya udh ada pemasukan baru dr company barunya," tulis akun @ta**ek*um.

3. Dibantah Fabelio

Co-Founder Fabelio Marshall Utoyo membantah bahwa perusahaan telah memaksa karyawan untuk resign. Justru pihaknya disebut memiliki itikad baik untuk melaksanakan kewajiban.

"Kabar beredar itu salah, sama sekali tidak ada paksaan dari pihak kami. Justru kami beritikad baik dengan mencoba melaksanakan kewajiban," tuturnya.

(aid/fdl)