Sri Mulyani Ungkap Ada 2,6 Juta Lapangan Kerja Baru, Pengangguran Turun?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 15 Des 2021 12:31 WIB
Momen kegiatan Menlu Retno Marsudi dan Menkeu Sri Mulyani di sela kegiatan KTT G20 di Roma
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemulihan ekonomi telah berjalan dengan baik di Indonesia. Salah satunya karena banyaknya lapangan kerja baru yang tercipta di Indonesia.

"Pemulihan ekonomi harus disertai penciptaan lapangan kerja, karena banyak tenaga kerja yang kebal PHK dan pengurangan jam kerja," ungkap Sri Mulyani dalam webinar Arah Bisnis 2022, Rabu (15/12/2021).

Dia menjelaskan sejak Agustus 2020 telah ada 2,6 juta tambahan lapangan kerja baru di Indonesia, sementara itu angkatan kerja pun meningkat 1,9 juta hingga sekarang.

"Kami lihat penyerapan ini paling kuat di sektor manufaktur," ungkap Sri Mulyani.

Sektor manufaktur menjadi yang paling kuat menciptakan lapangan kerja baru dan menyerap tenaga kerja di Indonesia. Dalam data yang disampaikan Sri Mulyani, sektor ini telah menyediakan 1,22 juta lapangan kerja baru sejak Agustus 2020.

Disusul sektor perdagangan yang menciptakan 1,04 juta lapangan kerja, dan sisanya lapangan kerja terbuka di sektor kontruksi, akomodasi dan penyediaan makanan minuman, serta pertambangan.

Dengan adanya tambahan lapangan kerja baru, Sri Mulyani bilang sejauh ini tingkat pengangguran bisa turun secara perlahan. Tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 6,5% dari awalnya 7,1% sejak Agustus 2020.

"Jumlah pengangguran akibat COVID-19 awalnya 2,6 juta, sekarang turun 29% jadi 1,8 juta orang," ungkap Sri Mulyani.



Simak Video "Sri Mulyani soal Subsidi Rp 350 T: Agar Harga Listrik-BBM Tak Naik"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)