Setoran Kanwil Pajak Besar Lampaui Target, Surplus Rp 5 T

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 20 Des 2021 13:02 WIB
BUMN percetakan uang, Perum Peruri dibanjiri pesanan cetak uang dari Bank Indonesia (BI). Pihak Peruri mengaku sangat kewalahan untuk memenuhi pesanan uang dari BI yang mencapai miliaran lembar. Seorang petugas tampak merapihkan tumpukan uang di cash center Bank Negara Indonesia Pusat, kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (21/10/2013). (FOTO: Rachman Haryanto/detikFoto)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Penerimaan pajak di Kantor Wilayah DJP Wajib Pajak Besar (Kanwil LTO) per tanggal 15 Desember 2021 telah berhasil melampaui 100 persen target penerimaan. Sampai saat ini sudah ada setoran sebesar Rp 332 triliun di Kanwil LTO.

Target tahun ini sendiri setoran pajak berada di angka Rp 327,4 triliun atau 27% dari target penerimaan nasional. Artinya, dengan capaian setoran pajak saat ini dengan target sudah ada surplus Rp 5 triliun.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Wajib Pajak Besar Dody Herawan menyatakan penerimaan pajak tahun ini diharapkan menjadi sinyal yang baik bagi pemulihan perekonomian Indonesia setelah dihantam pandemi.

"Pencapaian ini telah tumbuh 14% dari penerimaan tahun lalu dan masih akan terus tumbuh mengingat masih ada waktu sampai dengan tanggal 31 Desember," ungkap Dody dalam keterangannya, Senin (20/12/2021).



Pertumbuhan terjadi di semua jenis pajak, PPh tumbuh sebesar 18% dengan kontribusi 66% dari total penerimaan.

Kemudian, PPN tumbuh 6% dari kontribusinya 33%. Lalu, pajak lainnya tumbuh 91% namun kontribusinya hanya 1% dari total penerimaan.

Kepala Kanwil DJP Wajib Pajak Besar, Arif
Yanuar menyatakan bahwa pencapaian ini patut disyukuri sebagai buah dari kerja keras dan buah dari kesabaran, berhasil mengukir prestasi bukan hanya sebuah prasasti.

"Kita tidak berhenti sampai disini, kita akan terus bekerja sampai akhir tahun terus memberikan kontribusi pada penerimaan nasional karena selain target kanwil, juga ada kepentingan penerimaan nasional yang juga harus dicapai," kata Arif.



Simak Video "Tumbuh 41,36 Persen, Penerimaan Pajak Tembus Rp 322 T di Triwulan 1-2022"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)