Garuda Indonesia Tunda Penerbangan ke Arab Saudi, Ini Alasannya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 20 Des 2021 15:52 WIB
Garuda Indonesia dengan livery yang Indonesia banget
Foto: dok. Garuda Indonesia
Jakarta -

Maskapai PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memutuskan untuk menunda penerbangan ke Jeddah, Arab Saudi. Alasannya karena persyaratan penerbangan ke Jeddah yang masih sangat ketat.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, penerbangan ke Arab tersebut mulanya direncanakan tanggal 23 Desember ini. Tapi, berdasarkan diskusi dengan Kementerian Agama maka penerbangan tersebut ditunda.

"Saya sengaja tidak mencantumkan Jeddah karena ini akan sangat berkait dengan umrah. Saat ini karena umrah belum dibuka persyaratan masih cukup berat, kita masih putuskan belum terbangkan dulu," ujarnya dalam Public Expose, Senin (20/12/2021).

"Rencana awalnya tadi tanggal 23 Desember, tapi sesuai dengan diskusi dengan Kementerian Agama sebaiknya kita tunda, karena mereka yang akan pergi umrah harus melakukan karantina 10 hari," tambahnya.

Dia menjelaskan, Garuda telah menutup sejumlah rute penerbangan ke luar negeri untuk memperbaiki kinerja. Namun, beberapa rute masih tetap dipertahankan.

"Sementara tentu saja internasional banyak sekali yang sudah kita tutup. Sementara yang masih kita operasikan, jadi yang sudah kita tutup itu adalah di luar ASEAN, yang kita hanya terbangkan adalah Hong Kong, Sydney, Narita, Seoul dan juga China," ujarnya.

Tak hanya internasional, beberapa rute domestik juga ditutup. Salah satunya, Bandung-Denpasar.

"Saya lupa posisinya, tapi salah satu yang saya tahu inget rute yang kita tidak akan kita operasikan lagi, sudah kita hentikan yaitu rute Bandung-Denpasar. Kita nggak cocok aja dengan kita," katanya.

(acd/das)