UMKM Harus Masuk ke Ekosistem Digital Biar Selamat dari Pandemi

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 21 Des 2021 11:11 WIB
Bisnis online
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Pandemi COVID-19 telah membuat banyak pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) beradaptasi dan mengembangkan diri agar dapat bertahan dari dampak pandemi. Adaptasi yang dilakukan mulai dari mengubah bisnis model hingga memanfaatkan platform digital sebagai sarana penjualan dan memperluas jaringan bisnis.

Namun, sejumlah permasalahan masih menghadang UMKM masuk ke pasar digital. Di antaranya literasi digital UMKM yang belum merata dan rendahnya kapasitas produksi UMKM sehingga kerap kesulitan saat menerima banyak permintaan dari pasar online.

Selain itu, dari sisi pembiayaan banyak pelaku UMKM belum memiliki pembukuan dan administrasi keuangan yang tertata, sehingga akuntabilitasnya menjadi rendah saat berhadapan dengan pihak perbankan untuk mendapatkan pinjaman modal.

Dengan demikian, diperlukan ekosistem digital dari hulu hingga hilir dan berkelanjutan agar UMKM menjadi lebih berdaya saing dan lebih maju.

Rekomendasi itu tertuang dalam diskusi daring yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta bersama CrediBook bertema "Pentingnya Ekosistem Digital untuk UMKM Naik Kelas", Selasa (14/12). Diskusi tersebut menghadirkan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, CEO & Co-Founder CrediBook Gabriel Frans, dan Director Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira.

Bersambung ke halaman selanjutnya.