IFC Minati Pembiayaan Kakao
Selasa, 02 Mei 2006 17:49 WIB
Jakarta - Selain membiayai sektor tekstil Indonesia, anak usaha Bank Dunia, International Finance for Cooperation (IFC) juga menyatakan minatnya mendanai industri kakao."Tadi mereka katakan juga ingin mendukung industri kakao kita, karena sebelumnya mereka sudah berpengalaman di bidang itu, khususnya small medium enterprises," kata Dirjen Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka (ILMTA) Ansari Bukhari.Hal itu disampaikan Ansari, usai rapat dengan Bank Indonesia, BNI, Bank Mandiri di Gedung Departemen Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta (2/5/2006).Selain membantu masalah pendanaan, IFC juga mengaku siap membantu dalam technical asistance terutama di lingkungan dan energi bagi industri ini. Pendanaan IFC ini bisa dalam foreign currency ataupun rupiahSementara untuk menindaklanjuti pembiayaan sektor tekstil, IFC akan melakukan pertemuan dengan pengusaha tekstil dalam pameran tekstil di Bandung pada 8 Juni 2006."Pendekatan yang akan dilakukan one to one business tapi bisa saja per grup. Misalnya untuk Indorama mereka membantu dalam pembangunan power plant," kata Ansari.
(ir/)











































