Kolaborasi KADIN Jatim-BNI Xpora Dorong Kinerja Ekspor UMKM Jatim

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 28 Des 2021 09:51 WIB
BNI
Foto: BNI
Jakarta -

Kinerja ekspor Provinsi Jawa Timur mencuat di tahun 2021. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor Provinsi Jawa Timur November 2021 mencapai US$ 2,18, naik 35,25% secara year on year.

Para stakeholder terkait pun kian gencar untuk mendorong aktivitas ekspor dari para pelaku usaha Jawa Timur. Salah satunya KADIN Jawa Timur dan BNI Xpora yang berkolaborasi untuk membantu UMKM memulai atau meningkatkan ekspornya.

Wakil Ketua KADIN Jawa Timur Bidang Promosi dan Perdagangan Internasional Thomi Kaihatu menyampaikan, pihaknya bersama BNI Xpora hadir untuk membantu memecah hambatan-hambatan yang ditemui para pengusaha Jatim dalam kegiatan ekspor.

"KADIN Jawa Timur 3 Bulan lalu menandatangani MOU dengan BNI Xpora untuk wilayah kanwil BNI Surabaya dan kanwil BNI Malang sekaligus. Kita melakukan kolaborasi untuk menciptakan (Solusi) dari kesulitan (yang ditemui UMKM). (Untuk) pendanaannya mungkin BNI Xpora tampil ke depan, baik itu post shipment, pre shipment, maupun transaksi. Sementara untuk pelatihan UMKM kita bisa godok di KADIN bersama sama dengan BI yang ada inkubasi khusus," tutur Thomi dalam Webinar UMKM BNI Jawa Timur, Senin (27/12/2021).

Thomi menyampaikan KADIN bersama BNI Xpora mencari solusi yang sistematis agar ekosistem ekspor di Jawa Timur dapat terbangun dengan baik. Harapannya, akan semakin banyak pelaku usaha Jawa Timur yang dapat menembus pasar global.

Ini memang tidak bisa dalam waktu dekat mengingat latar belakang UMKM SDM nya berbeda-beda. Selain itu, jumlahnya jutaan yang mau kita tangani, di Jatim saja 6,4 juta UMKM. Kita membidik semuanya mulai dari market sampai pembiyaan production, management, kita tata ulang semuanya. Ini bukan hanya insight tapi ini sudah kita lakukan. KADIN Jawa Timur berkolaborasi dengan BNI Xpora dengan BI deengan Pemprov Jatim dan seluruh stakeholder yang ada," ungkap Thomi.

Sementara itu, Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal mengatakan, lewat BNI Xpora, ada tiga value preposition yang diangkat BNI untuk membawa lebih banyak pelaku usaha RI masuk ke perdagangan global, yaitu Go Productive, Go Digital, dan Go Global.

"Melalui value preposition itu, fitur-fitur yang lengkap, kolaborasi dengan berbagai pihak maka BNI Xpora menjadi orchestrator yang mempertemukan penjual dengan pembeli sehingga UMKM bisa memenangkan pasar global. BNI menjamin validitas buyer dengan mengoptimalkan kantor cabang luar negeri (KCLN) untuk fasilitasi ekspor," urai Iqbal.

Direktur Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Harmanta menambahkan BI Jatim mendukung penuh upaya peningkatkan kinerja ekspor dari UMKM. Bersama stakeholder lain, termasuk BNI, BI Jatim aktif memfasilitasi UMKM untuk membuka akses perdagangan luar negeri.

"Kami sebagai regulator beberapa kali memfasilitasi kegiatan-kegiatan pameran di dalam dan luar negeri. Memang dalam situasi pandemi sempat terhenti untuk event event di luar negeri, namun kita masih tetap jalan beberapa sampel UMKM tetap kita kirim ke negara mitra, seperti Brunei Darussalam, Singapura, dan sebagainya," tutur Harmanta.

Selain itu, BI Jatim juga menggelar business matching dengan melibatkan para diaspora di berbagai negara.

"kita memanfaatkan para diaspora kita kan banyak, kemarin kita catat untuk promosi perdagangan ini ada beberapa negara seperti Brunei, Australia, Inggris, singapura, dan lainnya," lanjut Harmanta.



Simak Video "BNI Xpora Bantu UMKM Dalam Melakukan Ekspor"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ara)