Money Game Masih Merajalela, Ini Tips Supaya Nggak Terjebak

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 29 Des 2021 13:12 WIB
Ilustrasi Menabung dan Investasi
Foto: Dok. Shutterstock
Jakarta -

Praktik investasi bodong masih terjadi hingga saat ini. Banyak korban menderita kerugian karena salah memarkirkan uang di entitas investasi ilegal.

Banyak modus yang digunakan untuk penipuan ini, seperti money game. Dikutip dari Lifepal.co.id disebutkan Money Game ini adalah aktivitas penghimpunan dana masyarakat yang menjanjikan komisi dan bonus dari setiap dana yang akan disetor anggota baru.

Bonus yang didapatkan ini bukan hasil menjual produk, tapi mengambil keuntungan dari member yang baru bergabung. Produk-produk yang dijual biasanya hanya digunakan sebagai kedok untuk menutupi kegiatan operasional tersebut.

Nah Money Game ini sangat dekat dengan skema Ponzi. Biasanya jika ada yang menggunakan modus ini, member yang lebih dulu bergabung akan menikmati keuntungan, tapi untuk member yang di belakang akan sulit sekali mendapat untung.

Supaya nggak terjebak, begini tips dari Lifepal.co.id untuk mengenali modus penipuan yang menggunakan money game:

  1. Jangan pernah percaya dengan iming-iming investasi dengan keuntungan yang tidak masuk akal. Apalagi produk yang dijual tidak jelas.
  2. Hati-hati dengan program investasi yang struktur organisasinya tidak jelas atau rahasia. Tak jarang ada perusahaan investasi yang mengklaim punya koneksi atau mitra di luar negeri padahal kebenarannya masih dipertanyakan.
  3. Jangan pernah percaya dengan investasi yang bisa memberikan gambaran sukses dalam waktu yang cepat. Harus diingat, investasi yang bisa memberikan keuntungan tinggi pasti berisiko tinggi. Perlu diingat, penghasilan tinggi bisa didapatkan dengan cara bekerja keras.
(kil/das)