Konversi Minyak Tanah ke Elpiji Bakal Menghemat Rp 30 T
Rabu, 03 Mei 2006 17:26 WIB
Jakarta -
Pengalihan konsumsi minyak tanah ke elpiji diperkirakan bisa menghemat anggaran hingga Rp 30 triliun. Namun untuk mengawalinya, diperlukan dana yang cukup besar."Kalau kita mengkonversi pemakaian minyak tanah ke gas, bisa menghemat cukup besar, hampir Rp 30 triliun per tahun," kata Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta usai mengikuti rapat BRR di Kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (3/5/2006).Paskah mengakui, untuk menggunakan elpiji, konsumen harus merogoh kocek yang cukup besar untuk membeli tabung. "Ya pada awalnya kita harus mengeluarkan dulu cost. Tapi cost-nya itu tidak besar," ujarnya.Sebelumnya, Wakil Dirut Pertamina Iin Arifin Takhyan mengatakan, Pertamina telah diperintahkan untuk membuat kajian pengalihan penggunaan minyak tanah rumah tangga ke elpiji.Langkah itu terkait tekad pemerintah untuk tidak menaikkan harga minyak tanah di tengah lonjakan harga minyak dunia. Dan satu-satunya cara untuk mengurangi subsidi adalah dengan mengurangi konsumsinya.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































