Pengertian Franchise dan Alur kerjanya

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 30 Des 2021 13:33 WIB
Businessman hand choose wooden blog with franchise marketing store icons for concept of business growth and branch expansion.
Foto: Getty Images/iStockphoto/eakrin rasadonyindee
Jakarta -

Bisnis franchise atau waralaba merupakan salah satu jenis bisnis yang sering kita temui. Di Indonesia sendiri terdapat berbagai jenis bisnis franchise, baik itu di bidang jasa maupun makanan.

Namun tahu kah kamu apa itu franchise? Simak penjelasannya berikut ini.

Melansir dari situs Tokopedia, franchise atau waralaba merupakan sebuah metode membuka bisnis dengan nama, merek dagang hingga produk dan bahan dari bisnis yang sudah ada. Bisnis waralaba atau franchise memiliki berbagai aturan, sistem dan memerlukan keterampilan yang berbeda.

Berdasarkan perundang-undangan di Indonesia, waralaba adalah perikatan yang salah satu pihaknya diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Sedangkan menurut Asosiasi Franchise Indonesia waralaba adalah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir dengan pewaralaba (franchisor) yang memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.

Jadi dapat disimpulkan bahwa secara umum waralaba atau franchise merupakan cara bisnis dengan memperluas dan mendistribusikan barang atau jasa dengan lisensi dagang.

Pemegang franchise membayar biaya awal dan royalti kepada pemilik merek franchise untuk menggunakan merek dagang, logo, sistem bisnis waralaba serta hak untuk menjual produk dan mendapat dukungan dari pemilik franchise.

Secara umum, bisnis franchise sendiri digolongkan menjadi dua jenis berdasarkan negara asal perusahaan.

1. Franchise Asing atau Luar Negeri

Franchise yang berasal dari luar negeri, cenderung lebih disukai karena sistemnya yang lebih jelas, dan mereknya pun sudah lebih dikenal oleh masyarakat. Contohnya seperti Pizza Hut, MC Donalds, dan lainnya.

2. Franchise Dalam Negeri

Franchise yang berasal dari dalam negeri ini juga tak kalah bagus dan telah menjadi pilihan investasi untuk orang yang ingin cepat memiliki usaha namun belum punya pengetahuan yang memadai untuk menjadi pengusaha. Contohnya adalah Alfamart atau Indomaret.

Simak juga Video: Unik! Bisnis Kekinian di Bidang Kecantikan Pertama yang Bisa Franchise

[Gambas:Video 20detik]



(das/das)