Ekspor Jalan Terus, Kebutuhan Gas Industri Terancam Defisit
Kamis, 04 Mei 2006 18:07 WIB
Jakarta -
Kebutuhan gas nasional untuk industri hingga 2015 terancam mengalami defisit 8,39 trilliun standard cubic feet (TSCF), karena pasokan yang tersedia lebih rendah daripada keperluannya.Kondisi ini tidak akan tertolong, jika pemerintah lebih mementingkan ekspor gas ketimbang kebutuhan dalam negeri. Kebutuhan gas industri tahun 2015 diproyeksikan sebesar 37,04 TSCF, sedangkan pasokan gas yang tersedia hanya sebesar 28,65 TSCF, sehingga ada defisit sebesar 8,39 TSCF.Sementara ekspor gas tahun 2005 saja sebesar 1,48 TSCF. Sedangkan kebutuhan ekspor 2010 diperlukan sebesar 1,77 TSCF dan pada 2015 diperkirakan sebesar 1,40 TSCF.Demikian penjelasan Dirjen Industri Agro dan Kimia Departemen Perindustrian (Depperin) Benny Wahyudi, saat pemaparan master plan gas untuk industri di Gedung Depperin, Jalan Gatot Subroto, Jakarta (4/5/2006).Menurut Benny, perhitungan ini sudah melalui penggodokan dengan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), BP migas dan Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan asumsi tidak ada eksplorasi gas baru.Benny menjelaskan, Depperin menginginkan gas diprioritas untuk sektor industri dalam negeri seoptimal mungkin. Daripada mengedepankan pilihan-pilihan jangka pendek atau menengah dengan melakukan ekspor untuk mendapatkan devisa.Dengan diprioritaskan pada industri dalam negeri, ungkap Benny, maka akan mengembangkan nilai tambah sehingga bisa meningkatkan penerimaan negara dalam jangka panjang dalam bentuk pajak."Pergaulan internasional tidak bisa memutus kontrak begitu saja harus negosiasi business to business (b to b). Direkomendasikan kontrak yg habis tidak perlu diperpanjang," tegas Benny.Benny membandingkan, antara pemanfaatan LNG dengan produk hasil industri berbasis gas bumi. Hasilnya harga jual LNG hanya US$ 2,4/mmbtu, sedangkan jika diolah menjadi amonia harganya mencapai US$ 9,14/mmbtu, urea US$ 7,81/mmbtu, dan methanol US$ 8,53/mmbtu.
(ir/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































