Pemerintah Guyur 1,2 Miliar Liter Minyak Goreng Seharga Rp 14.000

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 05 Jan 2022 16:20 WIB
Airlangga Hartarto
Foto: Dok. Kemenko Perekonomian: Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Jakarta -

Pemerintah akan menyebar minyak goreng murah ke seluruh wilayah Indonesia dengan harga Rp 14.000 per liter. Hal ini untuk menekan komoditas satu itu agar harganya lebih terjangkau.

"Pemerintah mengambil kebijakan untuk menyediakan minyak goreng bagi masyarakat dengan harga Rp 14.000 per liter di tingkat konsumen yang berlaku di seluruh Indonesia," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Rabu (5/1/2022).

Airlangga mengatakan minyak goreng murah akan disiapkan dalam enam bulan ke depan dengan pasokan sebanyak 1,2 miliar liter. Anggaran yang disiapkan untuk program ini sebesar Rp 3,6 triliun.

"Penyediaan ini disiapkan untuk enam bulan ke depan dan akan dievaluasi di bulan Mei dan ini dapat diperpanjang. Volume selama 6 bulan adalah 1,2 miliar liter dan dibutuhkan anggaran untuk menutup selisih harga ditambah dengan PPN itu sebesar Rp 3,6 triliun," jelasnya.

Dalam hal ini akan melibatkan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) yang akan melakukan pembayaran dan dapat menunjuk surveyor serta menyetujui perubahan postur anggaran.

"Komite pengarah memutuskan BPDPKS menyediakan dan melakukan pembayaran sebesar Rp 3,6 triliun," tuturnya.

Pemerintah, kata Airlangga, akan memastikan stok minyak goreng tetap tersedia secara nasional dengan harga terjangkau. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi telah ditugaskan untuk menyiapkan regulasi terkait harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng.

"Lalu Menteri Keuangan menyiapkan tata cara pemungutan dan setoran PPN atas selisih harga dan ini adalah adopsi peraturan Ditjen Pajak dan dukungan lembaga lain termasuk Kementerian Perindustrian," tandasnya.

(aid/ara)