OPEC Tak Mampu Redam Kenaikan Harga Minyak

OPEC Tak Mampu Redam Kenaikan Harga Minyak

- detikFinance
Jumat, 05 Mei 2006 13:39 WIB
Jakarta - Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) tidak bisa berbuat apa-apa untuk meredam tingginya harga minyak dunia yang kini di atas level US$ 70 per barel.Pasalnya produksi OPEC hanya 40 persen dari total produksi minyak dunia, sehingga harga minyak lebih banyak mengikuti permintaan pasar.Mengantisipasi kondisi ini, menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro, Indonesia harus mulai melakukan crash program dengan memanfaatkan biofuel."Kita harus sedia payung sebelum hujan untuk melakukan kegiatan crash program," kata Purnomo usai membuka seminar biofuel di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (5/5/2005). Tingginya harga minyak itu, menurut Purnomo, disebabkan oleh situasi geopolitik yang terjadi di Iran, Nigeria, Bolivia dan Venezuela."Perlawanan cukup keras oleh Hugo Chavez berpengaruh besar terhadap tingginya harga minyak. Dampak ini akan terus menerus berpengaruh kuat terhadap harga minyak," tutur Purnomo.Indonesia, ungkap Purnomo, tengah mempersiapkan berbagai macam program untuk diversifikasi energi dengan menghilangkan ketergantungan apada minyak. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads