Maskapai Ini Lakukan 18.000 'Penerbangan Hantu', Lho Kok Bisa?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 10 Jan 2022 12:08 WIB
Boeing 747 Lufthansa terdampar
Foto: CNN
Jakarta -

Salah satu maskapai penerbangan internasional Lufthansa melakukan penerbangan tanpa penumpang. Hal ini dilakukan agar mereka tak kena semprit otoritas penerbangan.

Dikutip dari euronews.com disebutkan Lufthansa melakukan 18 ribu 'penerbangan hantu' pada akhir 2021.

Lufthansa serta Brussells Airlines, Austrian Airlines, Eurowings dan Swiss terpaksa menerbangkan pesawat kosong demi mempertahankan perizinan take off and landing di bandara Eropa.

Wakil Perdana Menteri Belgia Georges Gilkinet mendesak European Commission untuk mengesampingkan masalah lingkungan, ekonomi dan sosial. Pasalnya dari Brussells Airlines saja sudah terjadi 3.000 penerbangan tanpa penumpang ini.

Memang saat ini seluruh maskapai penerbangan harus menerbangkan pesawat paling sedikit 50% dari slot lepas landas yang dijadwalkan. Jika tidak maka maskapai bisa kehilangan slot tersebut.

Sebelumnya, maskapai harus menerbangkan 80%. Namun ketika pandemi melanda otoritas merevisi dan menurunkan batas tersebut dari 64% menjadi 50%.

Dalam pengumuman EC 15 Desember tahun lalu, mereka memproyeksi jika lalu lintas udara menunjukkan aktivitas penerbangan akan kembali sibuk seperti tahun 2019.

Tetapi saat ini banyak maskapai yang terpukul akibat Omicron. Bahkan Lufthansa berencana untuk membatalkan 33 ribu penerbangan yang terjadwal akhir Maret tahun ini.

Selama pandemi, landasan pacu di bandara hanya menjadi tempat parkir pesawat karena sepinya aktivitas perjalanan.



Simak Video "Gara-gara Omicron, Maskapai Terpaksa Terbang dengan Kursi Kosong"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)