ADVERTISEMENT

Ada Hotman Paris dan Eks Bos LPS di Startup e-Commerce Waralaba Ini

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 11 Jan 2022 18:35 WIB
Startup RI
Foto: CO-Founder BisaMaju Frank Hutapea, CEO & Founder BisaMaju Priyo W. Sanjaya, COO & Founder BisaMaju Burhan Muhammad, Commissioner BisaMaju Halim Alamsyah
Jakarta -

Menjadi mitra dari peluang bisnis waralaba ataupun reseller adalah salah satu jalan pintas untuk mulai menjajal peruntungan di dunia usaha. Dengan peluang kemitraan, pemburu bisnis tak perlu pusing memikirkan jenis produk, nama merek hingga pengelolaan.

Nah di era digital ini tidak perlu lagi repot-repot datang ke pameran waralaba untuk mencari peluang bisnis. Cukup melalui 1 aplikasi bisa memilih-milih bisnis waralaba apa yang diinginkan.

Hal itulah yang disediakan oleh PT Indonesia Pasti Bisa Maju. Perusahaan ini merupakan startup yang mendeklarasikan dirinya sebagai e-commerce untuk peluang bisnis kemitraan dan reseller produk UMKM.

"BisaMaju itu platform, kami ada aplikasi, kami memberikan peluang usaha, mulai dari kemitraan hingga reseller untuk UMKM. Kami menjadi e-commerce kemitraan UMKM," kata Brand Manager PT Indonesia Pasti Bisa Maju Talitha Ivana saat berbincang dengan detikcom.

Di aplikasi ini menyediakan sederet merek dari pebisnis UMKM yang membuka peluang kemitraan dan reseller. Nah menariknya peluang kemitraan yang tersedia khusus untuk harga di bawah Rp 10 juta.

Contoh ada peluang kemitraan untuk Goyang Ayam, sebuah bisnis Fried Chicken bumbu Jawa dengan sistem ayam siap goreng. Kemitraannya ditawarkan mulai dari Rp 8,5 juta, itu pun sudah termasuk booth, etalase, deep fryer, seragam, x-banner hingga pelatihan. Termasuk juga bahan baku awal berupa 50 potong ayam beserta bumbu-bumbunya.

Goyang Ayam ini menawarkan simulasi BEP dengan 3 simulasi yakni konservatif selama 3 bulan, moderat 2 bulan dan optimistis 1 bulan.

"BisaMaju lahir dari sebuah idealisme para founders kami yang melihat banyaknya masyarakat indonesia yang kesulitan di masa pandemi dan membutuhkan peluang usaha yang sustainable, murah dan menguntungkan," tutur Talitha.

Bersambung ke halaman selanjutnya.

Lalu ada juga Pecah Drink, kemitraan UMKM berupa minuman dingin siap saji yang kekinian. Kemitraan yang ditawarkan mulai dari Rp 6,5 juta sudah termasuk booth, mesin cup, container, x-banner, dan peralatan lainnya serta bahan baku awal berupa 5 varian bubuk rasa.

Nah Pecah Drink ini juga menyediakan simulasi BEP dengan proyeksi terendah 3,44 bulan, medium 1,23 bulan dan tertinggi tak sampai 1 bulan.

Menariknya lagi, melalui BisaMaju customer tidak hanya putus saat membeli kemitraan, mereka juga akan didampingi dan dipantau selama menjalankan bisnisnya. Mereka juga
bisa melakukan pembelian bahan baku melalui aplikasi tersebut.

"Kan biasanya peluang kemitraan itu business to business, mereka tektokan langsung, semuanya secara manual. Kalau di kami semua melalui aplikasi, jadi memudahkan para mitra ini," terangnya.

Jika membeli kemitraan/waralaba membutuhkan modal yg lebih besar, tidak perlu kawatir karena ada pilihan usaha lainya yaitu untuk menjadi reseller produk UMKM. Salah satu produk lokal yang bekerja sama dengan BisaMaju adalah MAICIH, keripik pedas khas bandung.

Ada Hotman Paris dan keluarga serta Eks Bos LPS

BisaMaju sendiri didirikan oleh beberapa orang yakni Frank Hutapea selalu Cofounder, Priyo Wibowo Sanjaya dan Burhan Muhammad selaku founders.

Selain itu ada nama mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang kini menjadi Komisaris Indosat, Halim Alamsyah. Halim sendiri di BisaMaju sebagai Advisor.

Menariknya lagi ada nama Hotman Paris selaku partner di BisaMaju. Ternyata pengacara kondang tersebut juga investasi di startup ini melalui juga anaknya Frank Hutapea.

"Anaknya Pak Hotman Paris adalah salah satu founder kita, jadi beliau ikut invest. Sedangkan Pak Halim Alamsyah adalah advisor di perusahaan kami," tutup Talitha.

(das/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT