Meski Kehilangan Pendapatan
IMF Tak Ubah Margin Suku Bunga
Sabtu, 06 Mei 2006 11:36 WIB
Jakarta - Meski pendapatannya semakin berkurang, IMF akan mempertahankan margin suku bunganya saat ini yang sebesar 108 basis poin di atas suku bunga SDR.IMF selama ini membayar bunga kepada negara kreditornya berdasarkan suku bunga pada Special Drawing Right (SDR), yang ditetapkan berdasarkan suku bunga jangka pendek di sejumlah pasar uang utama.Biaya operasional utama dari IMF saat ini adalah untuk pembayaran bunga kepada negera kreditor yang sudah memberikan dananya untuk sumber pembiayaan IMF. "Dewan Eksekutif IMF menyetujui penghentian sementara dari akumulasi cadangan pada tahun fiskal 2007, dan menetapkan margin suku bunga tidak berubah pada level saat ini yakni 108 basis poin di atas tingkat bunga SDR," demikian pernyataan IMF seperti dikutip dari situs resminya, Sabtu (6/5/2006).Pernyataan tersebut merupakan bagian dari review tahunan Dewan Eksekutif IMF. Dalam review-nya, IMF menentukan posisi pendapatannya untuk tahun fiskal 2006 dan menetapkan tingkat suku bunga untuk tahun fiskal 2007.Dalam review itu, IMF memperkirakan pendapatan bersih rutinnya pada tahun fiskal 2006 sekitar SDR 115 juta (US$ 166,8 juta). Jumlah tersebut berarti lebih rendah SDR 75 juta (US$ 108 juta) dibandingkan target yang ditetapkan pada awal tahun fiskal."Tidak terpenuhinya target pendapatan bersih itu merefleksikan penurunan outstanding kredit IMF," ujar IMF dalam pernyataannya.Sementara pendapatan bersih tambahan lainnya diperkirakan mencapai SDR 107 juta (US$ 155,2 juta).Secara keseluruhan, cadangan IMF diperkirakan tumbuh sekitar SDR 220 juta (US$ 322 juta) menjadi sekitar SDR 5,9 miliar (US$ 8,7 miliar).IMF pun berniat memperluas basis pendapatannya. Dewan Eksekutif memutuskan untuk membuat sebuah Investment Account dan mentransfernya sejumlah dana ke dalamnya.IMF berniat menginvestasikan dananya ke dalam obligasi pemerintah negara anggotanya ataupun surat berharga dari organisasi keuangan internasional.IMF juga menyusun dua rencana untuk mendongkrak pendapatannya. Pertama adalah melibatkan langkah segera untuk mengatasi proyeksi penurunan pendapatan pada tahun fiskal 2007.Kedua, membuat dan menyesuaikan sejumlah opsi yang tersedia untuk menutup selisih finansial dalam jangka menengah, dan selanjutnya membawa posisi pendapatan IMF pada level yang berkesinambungan.Meski demikian, IMF tetap tidak menutup mata untuk tetap terjadinya penurunan pendapatan seperti disampaikan oleh staf IMF dalam proyeksinya. IMF pada tahun fiskal 2007 akan menghadapi penurunan pendapatan sekitar SDR 60 juta (US$ 88 juta), atau sekitar 10 persen dari pengeluaran operasionalnya.
(qom/)











































