Masih Dihantui Kemiskinan
ADB: Wajah Asia Telah Berubah
Sabtu, 06 Mei 2006 14:35 WIB
Hyderabad - Kemiskinan masih saja menjadi momok yang menghantui kawasan Asia Pasifik. Meski jumlah kemiskinan absolut semakin berkurang, namun ketidakmerataan semakin meningkat."Kemiskinan, dalam semua aspeknya, masih tetap menjadi masalah yang paling menakutkan," ujar Presiden Bank Pembangunan Asia (ADB) Haruhiko Kuroda.Pidato pembukaan Kuroda itu disampaikan di depan 2.000 delegasi yang menghadiri pertemuan tahunan ADB ke-39 yang berlangsung di Hyderabad International Convention Center, India, seperti dikutip dari situs ADB, Sabtu (5/5/2006).Kuroda menambahkan, masyarakat di Asia Pasifik telah berhasil mentransformasikan perekonomiannya. Sementara perdagangan semakin giat dan tingkat pertumbuhannya telah melonjak."Wajah Asia telah berubah. Hari ini, ratusan juta orang sudah menikmati kualitas hidup yang lebih baik. Masyarakat kelas menengah telah tumbuh dan posisi Asia di dunia semakin meningkat," urai Kuroda."Tapi, bukalah lensa mata lebih lebar dan wajah lainnya akan muncul. Di kawasan yang telah meningkat kesejahteraannya, satu dari lima orang masih belum memperoleh akses air minum yang aman. Sementara separo dari populasi masih belum mendapatkan sanitasi yang layak. Bahkan, empat juta anak akan mati pada tahun ini, sebelum mencapai umur lima tahun," ujar Kuroda prihatin.Kuroda pun menekankan, dalam jangka menengah harus ada pemecahan yang lebih pragmatis dan bijaksana untuk meningkatkan pembangunan sosial dan menjaga tingkat pertumbuhan. Selain itu juga harus ada tata kelola yang baik dan komitmen terhadap tanggung jawab lingkungan yang diharapkan bisa menutup jarak dalam pendapatan dan kesempatan.ADB pun akan merealisasikan langkah-langkah penanganan itu dalam Medium Term Strategy (MTS) yang kini akan segera difinalisasinya.
(qom/)











































