Ada Keterlambatan Pengapalan, Distribusi BBM Seret
Sabtu, 06 Mei 2006 15:24 WIB
Jakarta - Sejumlah wilayah di Indonesia seperti Lampung mengalami kelangkaan BBM. Dan biang kerok dari masalah tersebut adalah adanya keterlambatan pengapalan."Sebenarnya bukan kelangkaan, tapi antrian ada dimana-mana seperti di Lampung. Kalau dilihat stok cukup bagus. Ini keterlambatan di pengapalan karena cuaca yang tidak menentu," kata Kepala Humas Pertamina Abadi Purnomo yang ditemui wartawan di RSPP, Jalan Kiai Maja, Jakarta, Sabtu (6/5/2006).Abadi menegaskan, stok BBM saat ini masih normal. Berdasarkan data dari Pertamina, stok BBM rata-rata mencapai 22 hari. Bahkan stok untuk minyak tanah cukup tinggi yang mencapai 41 hari. Hal itu menyebabkan Pertamina untuk sementara menghentikan impor minyak tanah.Namun atas terjadinya kelangkaan di sejumlah wilayah itu, Pertamina minta maaf. "Kita minta maaf, dan mengharapkan masyarakat tahu, sekarang harga minyak demikian tinggi, juga stok pengapalan mulai dikurangi oleh negara-negara pengekspor minyak," ujarnya. Abadi berjanji, Pertamina akan mengantisipasi pengapalan-pengapalan BBM berikutnya agar peristiwa kelangkaan tidak terjadi lagi.
(qom/)











































