Pandemi Bikin Masyarakat Pilih Belanja Online, Tapi Juga Banyak Aduan

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 14 Jan 2022 17:01 WIB
Ilustrasi Belanja Online
Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Pandemi COVID-19 yang terjadi mendorong perkembangan digital secara cepat. Misalnya mengubah cara bisnis berinteraksi dengan pelanggan.

Contact center memiliki peran yang krusial di era transformasi ini. "Kebutuhan akan voice dan digital care channel semakin diminati pelanggan di era digital," ujar Presiden Direktur LINKS, David Wibowo, Jumat (14/1/2022).

Dia menjelaskan di masa pandemi ini perubahan perilaku pelanggan yang paling terasa adalah belanja online. Temasek, Google, dan Bain & Company dalam laporan e-Conomy SEA 2021 menghitung nilai e-commerce di Indonesia mencapai mencapai US$ 70 miliar pada 2021 dan bertumbuh 52% dari tahun ke tahun.

Dalam konteks bisnis e-commerce, contact center adalah salah satu cara untuk memastikan hubungan manusiawi yang aman dengan tujuan mendorong keputusan pembelian dan membawa bisnis lebih dekat dengan pelanggannya.

LINKS ini meresmikan kantor operasional keduanya di kota Semarang. Pembukaan kantor baru ini menjadi wujud komitmen LINKS untuk memperluas layanan pelanggan yang terus berkembang, semakin kompleks dan dibutuhkan oleh semua sektor bisnis di tingkat nasional maupun internasional.

"Kami sangat antusias memperluas operasional contact center ke Semarang, Jawa Tengah. Dengan didukung teknologi terkini dan inovasi dalam memberikan layanan, LINKS siap menjadi mitra untuk mengembangkan bisnis offline maupun online dan mewujudkan konsep HUB dan SPOKE," kata David.

Dia menjelaskan contact center LINKS yang baru di Semarang ini akan menjadi SPOKE dan melengkapi HUB yang sudah terlebih dahulu dibangun di Jakarta. Ini adalah bagian dari solusi LINKS yang akan menopang kebutuhan layanan pelanggan secara efektif dan efisien."

Melengkapi layanan dengan menjadikan Jakarta sebagai HUB dan Semarang sebagai SPOKE dilakukan LINKS berdasarkan pada dua hal yaitu pengembangan sumber daya manusia kota Semarang agar setara dengan standar nasional dan internasional yang mampu memenuhi kebutuhan layanan contact center. Dengan rangkaian pelatihan didukung oleh platform komunikasi yang mengarah ke omni-channel dan mumpuni, LINKS Semarang siap menopang pertumbuhan bisnis di masa depan.

Jakarta sebagai HUB yakni pusat operasional perlu diperkuat oleh SPOKE di tempat-tempat lain sebagai pusat operasional tambahan untuk meningkatkan kinerja dan sebagai back up site, seperti yang dilakukan LINKS untuk salah satu klien utamanya yakni Lazada.

VP Customer Care, Lazada Indonesia Farid Ghazi Suharjo mengungkapkan seiring dengan nilai utama di Lazada, Customers First, layanan inovatif dari LINKS menjadi faktor pembeda dalam pengalaman berbelanja online dan LINKS mampu memenuhi standar KPI yang kami berikan secara konsisten.

Selamat untuk pembukaan kantor kedua LINKS di Semarang, yang akan dapat memberdayakan talenta-talenta ekosistem ekonomi digital di Semarang sehingga bisa turut menjadi pahlawan ekonomi digital di kemudian hari



Simak Video "Rencanakan Waktu Paling Tepat untuk Belanja"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)