Harga Emas Hari Ini Turun, Apa yang Harus Dilakukan? Jual Atau Beli?

Aulia Damayanti - detikFinance
Sabtu, 15 Jan 2022 09:45 WIB
Karyawan menunjukan emas batangan di Butik Emas Antam, Kebon Sirih, Jakarta, Senin (18/1/2021). Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Senin (18/1) berada pada posisi Rp 944.000 per gram atau turun Rp4.000 dari perdagangan akhir pekan lalu. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.
Harga Emas Hari Ini/Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Jakarta -

Harga emas hari ini turun Rp 1.000 per gram ke level Rp 938.000 per gram. Harga emas Antam 24 karat ini sudah turun beberapa hari belakangan. Turun terus, saatnya untuk beli emas?

Menurut Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim, saat ini adalah waktu yang tepat untuk memilih investasi emas. Harga emas hari ini yang turun, bahkan sejak beberapa hari lalu dinilai jadi momentum yang tepat.

Sementara bagi yang sudah memiliki emas dan sudah mendapatkan keuntungan, tidak ada salahnya untuk menjualnya sekarang. Mereka dinilai sudah mendapat cuan yang cukup.

"Kalau memang harganya sudah menguntungkan ya kalau bisa dijual ya kan. Pertanyaannya apakah nasabah yang melakukan investasi ini apakah sudah untung atau belum, nah kalau belum untung ya tahan dulu," katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Sentimen lainnya ialah penyebaran COVID-19 varian Omicron yang sedang menyebar. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh para pelaku pasar yang belum mengoleksi emas. Emas jadi instrumen pilihan yang paling cocok di tengah kondisi yang tidak pasti ini.

Dia menyebutkan, varian Omicron yang menyebar di banyak negara ini memang memengaruhi harga emas. Tapi jika diproyeksikan 5 atau 10 tahun kemudian harga emas akan lebih besar dan bisa memberikan keuntungan untuk pemiliknya.

"Misalnya momentum hari ini dimanfaatkan oleh pelaku pasar yang belum mengoleksi ya. Ini kesempatan untuk mengoleksi karena pada saat Omicron tahun 2021 ini terus menyebar, karena penyebarannya 70 kali (lebih cepat dari Delta), kemudian perang terjadi di Ukraina ini akan imbasnya harga masih akan kembali terbang," jelasnya.

Menurut Ibrahim, harga emas berpeluang meroket hingga mendekati Rp 1 juta per gram, tepatnya Rp 980 ribu. Sebab, ada kemungkinan harga emas dunia tembus US$ 1.900 per troy ons, dan kurs rupiah bisa menyentuh level Rp 14.400 per dolar AS.

"(Harga emas) US$ 1.900 dibagi 31,1, itu adalah troy ons diubah jadi gram, (hasilnya) sama dengan 61,09324 dikali dengan rupiah 14.400, di sini emas ini kemungkinan di akhir tahun itu Rp 880 ribu per gram," katanya.

(fdl/fdl)