Ekspor Desember US$ 22,3 M, Tumbuh 35,3% Dibanding 2020

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 17 Jan 2022 11:15 WIB
Suasana aktivitas bongkar muat di Jakarta International Container Terminal, Jakarta Utara, Rabu (5/9/2018). Aktivitas bongkar muat di pelabuhan tetap jalan di tengah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpuruk. Begini suasananya.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan kinerja ekspor pada Desember melemah secara bulanan. Meski begitu, ekspor masih tumbuh secara tahunan.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, nilai ekspor pada Desember 2021 mencapai US$ 22,38 miliar. Nilai ini turun 2,04% bila dibandingkan dengan raihan ekspor pada November 2021.

"Nilai ekspor Desember 2021 mencapai US$ 22,38 miliar. Turun 2,04% kalau dibandingkan bulan November 2021," ujar Margo dalam konferensi pers, Senin (17/1/2022).

Margo merinci, ekspor migas pada Desember mencapai US$ 1,09 miliar yang mana turun 17,93% dibanding November.

Kemudian ekspor non migas pada Desember sebesar US$ 21,28 miliar juga turun 1,06% kalau dibandingkan dengan November 2021.

"Baik secara total 2,04% migas turunnya 17,93%, non migasnya 1,06%," ujarnya.

Meski begitu, secara tahunan, ekspor pada Desember 2021 masih lebih baik dibanding dengan Desember 2020.

"Namun demikian kalau dibandingkan ekspor Desember 2021 dibanding Desember 2020 atau yoy masih ada peningkatan yaitu 35,30%. Migasnya meningkat 7,33%, non migas 37,13%. Kinerja ekspor kita masih cukup bagus dibanding Desember 2020," ujarnya.



Simak Video "BPS: Industri Pengolahan Sumber Terbesar Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal VI 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)