Pemerintah Minta Conoco Segera Ambil Sikap Soal Blok A
Senin, 08 Mei 2006 19:00 WIB
Jakarta - Pemerintah meminta ConocoPhilips untuk segera bersikap tentang blok A di Provinsi Nanggro Aceh Darussalam (NAD). Hal ini dilakukan menyusul selesainya transaksi penjualan 50 persen interest ExxonMobil Oil Indonesia di blok A kepada MedcoEnergi dan mitranya.Hal itu ditegaskan Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Migas Kardaya Warnika di Departemen ESDM Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (8/5/2006).Kardaya mengatakan, ConocoPhilips akan melepas kepemilikannya di blok A dengan syarat minta ganti blok lain yang setara dengan blok A (tukar guling). "Dia bilang masih dalam proses, itu ketika dia menyerahkan program kerja, sampai saat ini belum ada laporan ke kita," paparnya pada wartawan.Kardaya mengakui, pihaknya memang telah mendengar MedcoEnergi dan mitranya telah mengambil kepemilikan EMOI di blok A. "Kalau transaksi semuanya sudah selesai harus dilaporkan ke kami dan kami approval (setujui), tapi sampai sekarang belum dilaporkan," katanya. Soal tenggat waktu, kata Kardaya, BP Migas tidak memberikan tenggat waktu kepada EMOI untuk melaporkan hasil penjualan sahamnya di blok A itu.Dia mengatakan, EMOI menjual blok A dengan alasan keamanan. Sebelumnya, ConocoPhilips menawarkan kepada Pertamina untuk saling bertukar bloknya dengan blok A. Hanya saja, tawaran ConocoPhilips ditolak Pertamina. ConocoPhilips adalah operator di blok A. Sementara pemerintah sendiri mentargetkan pengembangan blok A bisa dilakukan pada 2008 dan gasnya akan dialokasikan untuk memenuhi gas pabrik pupuk PIM.
(mar/)











































