Drama Emak-emak: Rebutan Minyak Goreng, Eh Nggak Kebagian

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 21 Jan 2022 15:24 WIB
Mulai hari ini harga minyak goreng kemasan dipatok dengan harga Rp 14 ribu rupiah. Terbukti, harga tersebut sudah terpampang di sejumlah minimarket.
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Kebijakan minyak goreng satu harga Rp 14.000/liter yang diinisiasi pemerintah laris-manis diserbu emak-emak. Beberapa ritel ditemui stok tersebut kosong.

Petugas Indomaret Cendrawasih, Ciputat bernama Dimas menceritakan drama rebutan minyak goreng yang terjadi antara emak-emak. Saat kebijakan itu diterapkan pertama kali pada Rabu (19/1), toko tempatnya bekerja diakui banyak didatangi pelanggan.

"Pas hari pertama kebijakan itu pada rebutan satu sama lain, eh salah satu ada yang nggak dapet. Tangannya udah ada yang nempel duluan, ya mau nggak mau ada yang belakangan harus ngalah," kata Dimas ditemui detikcom di Tangerang Selatan, Jumat (21/1/2022).

Untungnya emak-emak tersebut tak sampai cekcok karena tidak dapat minyak goreng Rp 14.000/liter. Pasalnya mayoritas mengenal satu sama lain karena warga asli sekitar. "Nggak sampai bertengkar karena orang kampung sini, pada kenal," tuturnya.

Dalam satu hari itu, Dimas mengaku toko tempatnya bekerja menghabiskan 60 pcs minyak goreng kemasan 2 liter. Saat ini stok tersebut kosong dan belum diketahui kapan akan tersedia lagi. "Sudah dibatasin 1 orang maksimal 2, tapi banyak ibu-ibu sini beli. Seharian habis 10 karton yang 2 liter (60pcs)," kata Dimas.

Di Alfamidi Kramat Pela, Kebayoran, Jakarta Selatan, rak minyak goreng kemasan Rp 14.000/liter juga kosong karena sudah diborong. Hanya tersedia minyak kedelai, minyak jagung, dan minyak goreng dari kelapa.

"(Minyak goreng Rp 14.000/liter) kosong, sudah diborong semua hari itu juga (Rabu), dihabisin sama ibu-ibu," kata pegawai toko bernama Indra.

Indra tidak tahu pasti berapa stok minyak goreng Rp 14.000/liter yang habis diborong. Yang jelas, dalam satu hari itu toko tempatnya bekerja berhasil mengantongi Rp 7 juta dari penjualan minyak goreng saja.

"Stoknya banyak padahal kemarin, yang jelas dapat Rp 7 juta dari pagi sampai habis Isya, pendapatan dari minyak goreng doang," bebernya.

(aid/fdl)