RI Tuan Rumah MotoGP, Ini Dampaknya Buat UMKM Lokal

Zulfi Suhendra - detikFinance
Minggu, 23 Jan 2022 13:15 WIB
Jalan Bypass Bandara International Lombok (BIL)-Mandalika ini baru saja diresmikan awal November 2021. Setelah sukses mendukung event World Superbike, kini siap menyambut ajang MotoGP pada Maret 2022.
Mandalika/Foto: Rachman_punyaFOTO
Jakarta -

Gelaran akbar ajang olah raga internasional MotoGP seri Mandalika bisa meningkatkan daya tarik wisata Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Barat. Selain itu, ini momen yang tepat untuk UMKM lokal unjuk gigi.

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah meminta momen Mandalika menjadi tuan rumah ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.

"Penekanan Pak Presiden kepada para menteri supaya segala hal dipersiapkan dengan maksimal. Mulai dari akomodasi, fasilitas di sirkuit, dan infrastruktur pendukung lainnya," katanya, Minggu (23/1).

Dikatakan Zul, MotoGP menjadi momentum bagi usaha kecil menengah dan mikro (UMKM) yang dimiliki oleh NTB untuk unjuk gigi.

"Konsen Pemprov NTB terhadap UMKM begitu tinggi. Bahkan, dalam program industrialisasi mendorong kapasitas UMKM untuk ditingkatkan," ujarnya.

Zul mengatakan, ada sejumlah UMKM yang menangkap peluang tersebut. Mereka di antaranya, Rumah Produksi kosmetik CV. Karya Iwin Insane di Science Tehnology dan Industrial Park (STIPark) Provinsi NTB, kemudian Rumah Produksi Organik Lombok Indonesia Pagesangan Mataram.

Selain itu ada juga Rumah Produksi Ayam Taliwang Dalam Kemasan Steril di Gomong Mataram, Rumah Produksi Sate Rembige Dalam Kemasan Steril Rembige. Terakhir, Rumah Produksi Ayam Rarang Dalam Kemasan Steril di Kecamatan Terara, Lombok Timur.

Dikatakannya, MotoGP menjadi kesempatan bagi produk-produk yang sudah naik kelas tersebut untuk tampil.

"Ini kesempatan, semua harus mengambil momentum. Permintaan oleh-oleh makanan, kerajinan, dan cinderamata khas NTB akan tinggi. Waktunya unjuk gigi," kata Politisi PKS ini.

Dia melanjutkan. sekaligus menjadi ajang promosi dampak program industrialisasi yang menjadi program unggulan Pemprov NTB.

Menurutnya, industrialisasi begitu penting bagi pertumbuhan suatu daerah. Tidak ada suatu negara dan daerah yang bisa mencicipi kesejahteraan tanpa melalui proses industrialisasi.

"Tidak ada yang mampu meningkatkan kemakmurannya tanpa berani melakukan industrialisasi dengan meningkatkan nilai tambah dari hasil pertanian, peternakan, dan laut. Program industri bukan hanya semata program dari pemerintah. Tapi industrialisasi adalah kebutuhan bersama menurut teori ekonomi," tuturnya.

Untuk itu, dia mengingatkan, promosi dari produk-produk UMKM ini harus ditingkatkan semaksimal mungkin. Termasuk bekerjasama dengan travel dan biro perjalanan wisata. Dia begitu yakin, pelaku usaha akan mendapatkan berkah besar dari MotoGP



Simak Video "Warga Serbu Bukit Tonton Langsung MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)