Erick Thohir Bidik RI Masuk Empat Ekonomi Terbesar Dunia di 2045

Ismet Selamet - detikFinance
Minggu, 23 Jan 2022 19:51 WIB
Erick Thohir
Foto: Erick Thohir (Ismet Selamet/detikcom)
Cianjur -

Pemerintah RI menargetkan Indonesia menjadi empat negara terbesar secara ekonomi di dunia pada 2045. Sektor UMKM dan produk lokal pun digenjot untuk membentuk ekosistem ekonomi yang dapat mewujudkan target tersebut.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan Indonesia memiliki kekuatan secara geografis yang dapat meningkatkan perekonomian. Sayangnya selama ini, banyak pihak yang terjebak dan tidak fokus pada kekuatan ekonomi di Indonesia.

"Misalnya di industri pariwisata, kita selalu terjebak dengan harus melayani wisatawan asing," kata Erick saat berkunjung ke Cianjur, Minggu (23/1/2022).

Padahal, menurut dia, berdasarkan data sebelum pandemi transaksi dari wisatawan domestik mencapai 1.400 triliun dan transaksi dari wisatawan luar negeri hanya 3000 triliun. Saat pandemi COVID-19, wisatawan asing turun 70 persen, sedangkan wisatawan lokal hanya turun 30 persen.

"Ini artinya bagaimana infrastruktur di bangun dengan tidak menyia-nyiakan market lokal yang memang besar," ujar Erick.

Menurutnya, untuk memanfaatkan market dan kekuatan tersebut, Indonesia harus memiliki ekosistem ekonomi sendiri. Diantaranya dengan memaksimalkan UMKM dan produk lokalnya.

"Kita menargetkan di 2045, Indonesia menjadi negara posisi keempat terbesar di dunia secara ekonomi. Namun itu mimpi, kalau tidak dikerjakan dengan benar dan tidak diimplementasikan dengan baik makan hanya mimpi. Tapi kalau semua berkolaborasi, maka target besar itu akan terwujud," tutur Erick.

Dia mengatakan BUMN akan mendukung UMKM untuk meningkatkan perekonomian Indonesia, mulai dari pembinaan hingga permodalan.

"Ada tiga hal yang kita lakukan untuk meningkatkan UMKM, salah satunya permodalan. Tapi, selain itu, harus ada kolaborasi semua pihak untuk mewujudkan meningkatkan ekonomi, karena ini eranya kolaboratif. Diharapkan dengan kita telah mengetahui kekuatan dan kelemahan, target di 2045 bisa terwujud," ujar Erick.

(dna/dna)