Gubernur BI Yakin Inflasi Bisa di Bawah 8 Persen

Gubernur BI Yakin Inflasi Bisa di Bawah 8 Persen

- detikFinance
Selasa, 09 Mei 2006 13:51 WIB
Jakarta - Melihat perkembangan sisi moneter yang cukup menakjubkan, Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah pun meyakini inflasi bisa di bawah target sebesar 8 persen."Saya kira hitung-hitungan sekarang ini berada di sekitar 7-8 persen," ujar Burhanuddin usai menjadi pembicara dalam 'The 2006 Asia Pacific Conference and Expo on Banking Technology' (APCONEX 2006) di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Selasa (9/5/2006). "Melihat kecenderungan jangka panjang tahun ini, inflasi akan berada pada 8 persen, bahkan mungkin di bawah 8 persen. Apabila itu terjadi, maka ruang untuk secara bertahap dan kewaspadaan menurunkan suku bunga adalah sesuatu yang dimungkinkan," beber Burhanuddin. Sementara untuk inflasi tahun 2007, Burhanuddin meyakini angkanya akan berada pada batas atas sasaran yaitu 6 plus minus 1 persen. Burhanuddin berjanji otoritas moneter akan tetap berhati-hati terhadap faktor yang mendorong perkembangan inflasi seperti faktor eksternal yaitu harga minyak. Juga faktor internal yakni APBN yang masih rentan terhadap peningkatan harga minyak. Optimistis Capital Inflow BerlanjutBerkaitan dengan keputusan BI menurunkan BI rate sebesar 25 basis poin, Burhanuddin optimistis aliran modal dari luar negeri ke Indonesia akan tetap deras mengalir."Kita tahu besok FOMC (Federal Open Market Committee) akan kembali menaikkan 25 basis poin menjadi 5 persen. Saya katakan BI rate yang 12,5 persen, interest rate differential masih cukup besar. Itu masih akan mengundang inflow modal luar negeri ke Indonesia," tandasnya. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads