ADVERTISEMENT

Perusahaan Aplikasi Kesehatan Ungkap Pentingnya Rahasia Data Bisnis Digital

- detikFinance
Rabu, 26 Jan 2022 16:40 WIB
Darkweb, darknet and hacking concept. Hacker with cellphone. Man using dark web with smartphone. Mobile phone fraud, online scam and cyber security threat. Scammer using stolen cell. AR data code.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Tero Vesalainen
Jakarta -

Semakin tingginya kesadaran penderita diabetes (diabetes) dalam mengelola kondisi diabetes mereka, meningkatkan penggunaan aplikasi Teman Diabetes.

Untuk menjaga kerahasiaan data pengguna, aplikasi Teman Diabetes dari PT Global Urban Esensial meraih sertifikasi ISO 27001 dari British Standard Institution terkait dengan Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Sertifikasi ini diperoleh karena komitmen Aplikasi Teman Diabetes dalam menjaga kerahasiaan data diabetes sebagai pengguna aplikasi. Sertifikasi ini juga menunjukkan bahwa Aplikasi Teman Diabetes telah memenuhi standar internasional dalam melindungi data pribadi penggunanya.

"Kerahasiaan data pasien dilindungi oleh undang-undang di Indonesia. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk selalu menempatkan perlindungan data pribadi pengguna yang merupakan diabetes dan seluruh Health Care Professional (HCP) sebagai perhatian utama kami. Kami berharap kenyamanan pengguna Aplikasi Teman Diabetes dapat peningkatkan Pemantauan Gula Darah Mandiri (PGDM) di Indonesia dari Sabang sampai Merauke," ungkap Head of Doctor Pillar PT Global Urban Esensial (GUE), Mohamad Salahuddin, Jumat (26/1/2022).

Salahuddin juga menyampaikan bahwa salah satu misi Teman Diabetes adalah menunjang PGDM bagi diabetes dengan memberikan platform bagi penyandang diabetes untuk merekam data. Selain itu Teman Diabetes dapat menghubungkan diabetes dengan tenaga medis ahli diabetes untuk mendapatkan arahan medis sesuai dengan kebutuhan individu para penyandang diabetes.

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan pada tahun 018, prevalensi diabetes di Indonesia bertambah dari 6,9% pada 2013 menjadi 10,9% pada 2018.

Maka dari itu, sangat penting untuk meningkatkan kesadaran para diabetes melakukan PGDM.

Bersambung ke halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT