Pelabuhan Internasional Akan Diciutkan Jadi 25 Buah

Pelabuhan Internasional Akan Diciutkan Jadi 25 Buah

- detikFinance
Rabu, 10 Mei 2006 13:40 WIB
Jakarta - Mengaca pada kinerja pelabuhan di AS yang hanya memiliki 25 pelabuhan internasional, namun bisa berjalan optimal, Departemen Perhubungan (Dephub) berencana menciutkan jumlah pelabuhan di Indonesia. Saat ini jumlah pelabuhan internasional di Indonesia tercatat 146 buah, yang oleh Dephub akan diciutkan menjadi 25 buah.Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Hatta Rajasa di sela-sela Rakornis Badan Litbang Dephub, di Gedung Dephub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (10/5/2006). "Di AS sendiri kurang dari 25 buah. Pelabuhan kita selebihnya akan diciutkan menjadi pelabuhan nasional," kata Hatta.Penciutan pelabuhan dilakukan untuk mengembangkan sistem pelayaran nasional dan pertumbuhan ekonomi di daerah. Menurut Hatta, meskipun negara kita merupakan negara kepulauan, pemerintah perlu mengembangkan sistem feeder di dalam negeri. "Ini supaya daerah memiliki posisi untuk mengembangkan pelayarannya dan supaya tidak semuanya final dari luar negeri. Kalau tidak, pelayaran nasional kita tidak berkembang," kata Hatta. 10 Pelabuhan Diserahkan ke PemdaSesuai UU Nomor 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah (Pemda), pemerintah pusat harus menyerahkan pelabuhan kepada Pemda. Hingga kini baru 10 dari ratusan pelabuhan yang diserahkan ke Pemda."Semua pelabuhan regional dan daerah akan kita serahkan semua dan itu jumlahnya ratusan," kata Hatta.Menurut Hatta, 10 pelabuhan yang telah diserahkan berada di Sumatera, Riau, Kalimantan, dan sisanya pelabuhan di wilayah timur. "Pelabuhan lainnya yang belum diserahkan ke Pemda, kita akan berkoordinasi dulu dengan Mendagri untuk melakukan penataan," tambah Hatta.Hatta menegaskan, setelah diserahkan, pelabuhan itu sepenuhnya berada dalam koordinasi kewenangan Pemda kecuali aspek sistem navigasi dan keselamatan yang masih dipegang pemerintah pusat. "Menyerahkan itu juga berarti tanggung jawab manajemen dan keuangan ada di tangan Pemda," tandasnya. (iy/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads