Jangan Fomo! Kalau Mau Merdeka Finansial

detikTV - detikFinance
Jumat, 04 Feb 2022 12:01 WIB
Jakarta -

Financial freedom atau merdeka secara finansial diartikan sebagai keadaan dimana seseorang mampu memenuhi kebutuhannya tanpa perlu menghitung lagi selisih dengan pendapatannya. Predikat ini dapat tercapai apabila seseorang mampu untuk memilah antara pengeluaran yang dipengaruhi oleh kebutuhan dengan keinginan.

Mereka yang membuat prioritas pengeluaran berdasarkan kebutuhan bisa disebut sebagai orang hemat atau frugal. Samuel Ray praktisi gaya hidup frugal mengajak gunakan uang dengan cermat sehingga tidak terjebak oleh FOMO (Fear of Missing Out-red), trend, dan keinginan sesaat.

"Kami sedang punya target satu angka yang kami kejar. Ketika kami sudah mencapai angka tersebut, maka kami sudah berada pada titik financial independence. Pada angka tersebut, kami bisa hidup dari nilai investasi yang kami miliki. Nah angka tersebut berbeda-beda pada setiap orang. Semakin tinggi gaya hidup seseorang, semakin tinggi pula angka financial freedom yang perlu mereka kejar." ungkap Samuel dalam acara d'Mentor, Kamis (3/2).

Ahli perencana keuangan, Safir Senduk menjelaskan beberapa hal yang bisa dilakukan agar seseorang mencapai angka finansial freedom.

"Pertama, makin dini kita mulai berinvestasi, makin lama uang kita berputar di market." Jelas Safir.

Lebih lanjut Safir katakan, jangan malu memiliki gaya hidup frugal. Apalagi gampang terpengaruh oleh gaya hidup orang lain.

"Kalian anak muda, latihlah untuk tidak terpengaruh dengan gaya hidup orang lain. Jangan sampai terpengaruh dengan orang-orang yang membuat kita menjauh dari gaya hidup frugal itu sendiri," imbuh Safir.

Safir mengungkapkan bahwa rata-rata anak muda rentan untuk terpengaruh lingkungannya dalam hal pengeluaran secara impulsif. Maka dia mengajak setiap orang yang ingin mencapai target angka financial freedom yang mereka targetkan dengan meningkatkan nilai investasi terus dari waktu ke waktu.

"Tips ketiga adalah fokus tingkatkan jumlah investasi. Berapapun jumlah yang anda invest, itu lebih penting daripada return investnya. Kalau bulan ini bisa invest satu juta, besok dipikirkan bagaimana bisa invest 1,3 juta per bulan, dan seterusnya," tutup Safir.



Simak Video "Financial Freedom di Usia Dini "
[Gambas:Video 20detik]
(vys/vys)