Banyak di Media Sosial, Ini 4 Cara Membedakan Orang Kaya Asli dan Palsu

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 06 Feb 2022 17:58 WIB
Ilustrasi Bumper DetikX Harta Karun-02
Foto: Edi Wahyono/Detik.com
Jakarta -

Masyarakat Indonesia semakin suka memamerkan kemewahan di media sosial hingga disematkan dalam dirinya seorang 'crazy rich'. Siapa sangka jika di balik itu ternyata ada yang berpura-pura dengan tujuan 'market signal', mereka 'dititipkan' pemilik brand agar orang lain mau memakai suatu produk atau jasa yang dipakainya.

Akademisi dan Praktisi Bisnis, Rhenald Kasali mengatakan saat ini banyak orang pura-pura kaya untuk tujuan penjualan bahkan penipuan. Ada orang yang memamerkan kekayaan padahal hanya agen atau brand ambassador yang ditampilkan demikian, dengan tujuan agar orang lain mengikuti bisnis yang dijual secara halus.

"Itu banyak terjadi saat ini dan kita yang tidak mengerti kemudian masuk ke dalam umpan mereka," kata Rhenald Kasali dalam podcast Deddy Corbuzier berjudul 'Sok Kaya Tapi Nipu Trading!! Bohong Semua?!', dikutip Minggu (6/2/2022).

Rhenald pun menjelaskan ciri-ciri orang kaya dan orang yang hanya pura-pura kaya. Berikut perbedaannya:

1. Orang Kaya Asli Tidak Pamer Berlebihan

Rhenald menyebut orang yang benar-benar kaya pada dasarnya tidak suka pamer berlebihan. Bahkan ada juga yang hidupnya justru sederhana antara takut pajak dan memang gaya hidup.

"Jadi kalau mereka beli yacht dia tahu uangnya berapa dan itu hanya berapa persen dari pendapatannya, itu wajar, normal. Ada lagi orang kaya yang hidupnya sederhana sekali, bisa takut pajak, bisa gaya hidup yang ditanam dari keluarga sehingga kalau dia makan tuh enak banget karena bukan buat pencitraan, dia sederhana saja datang ke warung bakmi pinggir jalan," tuturnya.

Masih banyak ciri lainnya. Buka halaman selanjtnya deh.