Investasi di Jawa Barat Tembus Rp 136 T, Nomor Satu Se-RI

ADVERTISEMENT

Investasi di Jawa Barat Tembus Rp 136 T, Nomor Satu Se-RI

Sudirman Wamad - detikFinance
Senin, 07 Feb 2022 18:16 WIB
Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, resmi dikelolah PT. PPI. Hari ini sebanyak 1.200 kendaraan mobil diekspor perdana hari ini melalui Pelabuhan Patimban.
Foto: Agung Pambudhy: Pelabuhan Patimban di Subang

Deputi Bidang Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi (BKPM) menjelaskan Jabar selalu terbaik dalam realisasi investasi karena kerja sama dan komunikasi yang baik antara pengusaha, Dinas PMPTSP Jabar dan Gubernur Jawa Barat.

"Selain infrastruktur yang siap, Jabar juga menyediakan bahan baku, pasar dan SDM dengan produktivitas tinggi. Itu yang dilihat investor saat ini," jelas Imam.

Imam juga mengingatkan agar Pemprov Jabar waspada dengan hambatan di 2022, yakni penanganan COVID-19 harus dilakukan secara masif, terutama di kawasan industri padat karya.

Beberapa wilayah lain di luar Pulau Jawa kini sudah berguru pada Jabar dalam menggaet investor. Mereka sudah membangun infrastruktur baru dan logistik yang lebih murah. Tapi menurutnya, hingga 2024, investor masih menjadikan Jabar sebagai tujuan utama investasi.

"Pemerintah harus membantu, menyeleksi UMKM yang benar-benar berkualitas. Bukan UMKM proposal atau pengusaha palugada (apa lu mau gua ada)," ucap Imam.

Imam menilai industri kendaraan listrik, menurut Imam, akan menjadi ikon pengembangan industri di Jabar dalam beberapa tahun ke depan, khususnya di Karawang.

"Saat ini sedang dibangun industri baterai dengan kapasitas 10 gigawatt, setara dengan 146.000 kendaraan listrik. Ke depan akan menjadi 20 gigawatt. Tinggal bagaimana industri hilir atau UMKM bisa ikut andil," ujarnya.


(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT