Bimsalabim! Pegadaian Jual 37 Kg Emas dalam Satu Malam

Dea Duta Aulia - detikFinance
Selasa, 08 Feb 2022 13:50 WIB
Pegadaian
Foto: dok. Pegadaian
Jakarta -

Logam mulia atau emas seberat 37 Kg dijual kepada para nasabah premium dalam acara Intimate Dinner yang digelar Pegadaian di Surabaya. Selain menjual emas dengan jumlah besar, acara tersebut digelar untuk memperkenalkan produk dan layanan yang dimiliki Pegadaian kepada para calon nasabah premium.

"Bisa dibilang Pegadaian itu agen inklusi keuangan palugada (apa lu mau gue ada), dan kami berkomitmen untuk melayani masyarakat mulai dari lapisan bawah sampai lapisan atas. Oleh karena itu kami mengumpulkan para nasabah premium untuk lebih mengenalkan produk-produk yang cocok untuk kalangan menengah ke atas," kata Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto dalam keterangan tertulis, Selasa (8/2/2022).

Ia menjelaskan, salah produk yang ditawarkan Pegadaian kepada calon nasabah premium yakni investasi tabungan emas dan logam mulia. Menurutnya, program tersebut sangat cocok untuk diikuti oleh para nasabah. Sebab menawarkan banyak keuntungan di masa mendatang. Hal itu terjadi seiring dengan harga emas yang terus mengalami kenaikan dari waktu ke waktu.

"Jadi tidak hanya gadai, tapi bapak ibu juga bisa melakukan investasi emas dengan cara membuka tabungan emas, cicil emas, gadai emas, hingga jasa titip emas juga bisa di Pegadaian. Oleh karena itu saya berharap, Pegadaian bisa menjadi partner yang baik untuk berinvestasi," jelasnya.

Tak hanya menghadirkan keuntungan, sifat investasi emas yang simpel dan mudah juga menjadi salah satu daya tarik dari program tersebut. Hal itu dapat dilihat dari likuid emas yang bisa dicairkan dengan cepat sehingga memudahkan nasabah untuk mendapatkan dana.

"Pegadaian selalu mengedukasi masyarakat untuk mempunyai aset berupa emas, dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan modal misalnya dengan cara gadai. Pembeliannya bisa dengan dicicil melalui Cicil Emas, Arisan Emas, dan Cicil Perhiasan," katanya.

Sementara itu, Motivator dan Pakar Marketing Tung Desem Waringin yang hadir pada acara tersebut berbagi pengalaman berinvestasi emas dan cara mempertahankan bisnis di tengah hantaman krisis.

"Ada tiga rahasia jurus bertambah kaya dalam melewati masa krisis. Pertama, antisipasi membaca kondisi ekonomi dunia dan Indonesia. Kedua, aset alokasi bukan spekulasi dan terakhir, menjadi investor," kata Tung Desem.

Ia mengaku menjadi investor dengan menitipkan emas di Pegadaian melalui produk Titipan Emas Fisik. Menurutnya, program tersebut tidak hanya mampu memberikan rasa aman bagi para nasabah. Namun, program tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk menguji keaslian emas secara gratis.

"Inflasi emas selama 69 tahun sejak 1952-2021 adalah 1.760.000%. Emas tidak selalu membuat kita makin kaya, tapi pasti membuat kita tetap kaya," tutupnya.

(prf/hns)